pilih rakit sepeda atau beli jadi? ini adalah pertanyaan yang sering diajukan oleh para pemula, seperti saya dulu, kepada senior per-mtb-an. dan untuk menjawabnya memang tidak semudah dan sesingkat pertanyaannya. tulisan ini semoga dapat memberikan secuil informasi tambahan kepada para penikmat baru sepeda mtb.
yang pertama, tanyakan pada diri anda sendiri, sungguhkan anda ingin memiliki sepeda mtb? seberapa tinggi kadar “keracunan” mtb di dalam diri anda? apakah anda hanya ingin mengikuti life style saat ini? ataukah anda secara sadar ingin bersepeda?
pengenalan motivasi seperti terwujud di dalam pertanyaan – pertanyaan di atas layak ditanyakan agar anda siap secara mental dan spiritual, sadar bahwa memulai hobi bersepeda itu bisa menewaskan kantong anda. dan tahu bagaimana cara mengatasi kecanduan akan mainan baru ini. terlihat bahwa ini mengada – ada. namun aku rasa hampir semua penggila sepeda, bagi yang telah menikah, akan mengalami gesekan dengan menteri keuangan keluarga. percayalah!
bagi yang ingin bersepeda untuk sekedar mengikuti trend, tidak mau ribet berurusan dengan segala hal yang berkaitan dengan parts sepeda, segeralah meluncur toko sepeda, dan belilah satu sepeda yang cocok dengan selera serta kantong anda. segera setelah itu cobalah untuk genjot aka goes keliling komplek perumahan anda setiap ada kesempatan. rasakan setiap kayuhan anda. seminggu dua minggu, sebulan dua bulan. kalau terasa semakin nikmat, bersiaplah merogoh kantong untuk melakukan upgrade sepeda! dijamin.
sebelum memutuskan merakit sepeda, siapapun dan apapun latar belakang pendidikan serta pekerjaan anda, sangat aku rekomendasikan untuk berburu informasi terlebih dahulu tentang sepeda mtb. banyak situs web dalam dan luar negeri yang menyediakan informasi mtb secara gratis. gunakan search engine favorit anda. semakin banyak informasi yang bisa anda dapatkan semakin baik. namun jangan sungkan pula untuk melakukan cross check dengan komunitas mtb yang anda kenal.
kombinasikan informasi yang telah anda kantongi dengan praktik di lapangan. banyak para senior mtb yang dengan senang hati akan meracuni menularkan informasi serta pengalaman mereka dengan memberikan bimbingan langsung di lapangan. banyak di antara mereka bersedia meminjamkan sepeda milik sendiri untuk sekedar melakukan test drive. ini penting agar anda dapat merasakan bagaimana bedanya sepeda dengan komponen high-medium-low budget. para punggawa mtb ini bisa anda jumpai di trek-trek legendaris di kota anda. ambil contoh di seputar jakarta ini : jalur pipa gas, cihuni, jatiasih, hutan ui, dan puncak.
dengan bekal informasi serta praktik anda akan dapat menjawab pertanyaan selanjutnya. style apa yang anda minati? freestyle, cross country, down hill, atau dirtjump? setiap style diwakili oleh geometri (bentuk) sepeda yang berbeda. pemakaian komponen yang terpasang di tiap jenis sepeda juga tidak boleh sembarangan.
ambil contoh, sepeda cross country (xc) memiliki bentuk frame yang sangat berbeda dengan down hill (dh). pada umumnya sepeda dh memiliki suspensi belakang. bobot frame dh lebih berat dibanding xc. fork sepeda dh rata – rata memiliki travel di atas 160mm dan berjenis double crown. sedangkan sepeda xc umumnya menggunakan fork bertravel 80 – 130 mm single crown. sepeda xc sangat mementingkan total berat yang lebih ringan dibanding dh. begitu pula dengan komponen lain seperti crankset. sepeda dh menggunakan single gear atau paling banyak double gear, sedangkan sepeda xc umumnya triple gear.
namun tidak menutup kemungkinan adanya kombinasi frame serta komponen yang terpasang. sebagai contoh sepeda mtb type all mountain (am). sepeda am memiliki karakteristik gabungan antara xc dan dh. kehadiran komponen dh diwakili oleh adanya rear shock dan fork bertravel 110 – 160mm. syarat sepeda xc yang ringan rata – rata diakomodir oleh sepeda am.
pertanyaan selanjutnya adalah seberapa dalam anda akan merogoh kantong anda? ingatlah bahwa semakin mahal komponen berbanding lurus dengan tingkat kenyamanan. harga komponen mahal karena produsen mengeluarkan ongkos tidak sedikit untuk mendanai riset. penggunaan material yang kuat namun ringan menjadi alasan lain mengapa sebuah komponen sepeda mtb bisa mencapai harga jutaan rupiah. namun demikian, untuk pemula bisa memulai dengan menggunakan komponen middle atau bahkan low-budget terlebih dahulu.
untuk masalah dana, sekali lagi, mulailah dengan apa yang anda punya. apabila kemudian hari anda sudah bisa menikmati apa yang anda lakukan, silakan upgrade ke spesifikasi yang lebih tinggi. atau apabila spek sepeda telah di tangan, belanja komponen dengan cara menyicil per komponen juga merupakan alternatif lain.
nah kini anda telah siap untuk merakit sepeda mtb pertama milik anda? untuk anda aku akan tuliskan pada artikel panduan merakit sepeda di sana dan di sini.
tips dari senior (updated : 03/12/07) :
pada dasarnya merakit sepeda akan lebih mahal dibanding dengan beli fullbike, apabila dibandingkan secara apple to apple. pabrikan jelas bisa mendapatkan harga lebih murah untuk parts sepeda. namun karena adanya strategi costing and pricing pabrik harus bisa membuat sepeda yang berkualitas/perform sekaligus bisa untung, maka cara yang ditempuh adalah dengan menggunakan parts mix groupset. jarang sekali kita jumpai sepeda fullbike di toko yang menggunakan full groupset. (bambang yulianto).


eh gini mas senior, saya punya sepeda tapi poros as roda belakangnya sering patah ato bengkok, yang pertama saya ketahui langsung patah, dan yang kedua ini sudah bengkok. masalah ini muncul setelah saya memasang shock becker depan (RST CAPA).dan baru – baru ini saya nyoba as yang pake’ quick release dan setelah saya coba keliling naik turun bukit of road lagi, eh sepertinya ada indikasi kalo mau bengkok/patah lagi. apa saya harus nurunin berat badan lagi? sekarang beratku 65kg, standart kan.gimana nih mas solusinya. masa’ harus ganti lagi, soalnya sudah tiga kali nih.merek poros as roda apa yang bagus, cocok, dan tentunya terjangkau bagi mahasiswa kaya’saya.
thanks banget yo kalo dibales.
kutungggu saran mas.
>>asbindro : gini dik yunior (halah!), spedanya mang dipake buat apa? pemasangan fork rst ataupun quick release tidak ada hubungannya dengan patahnya as roda belakang (free hub). jangan-jangan citybike or touring bike trus disiksa di gunung? kalo freehub yang bagus sih relatif, tergantung pemakaian. tapi untuk mtb bisa mulai menggunakan shimano alivio lengkap dengan quick releasenya. lebih rendah dari itu bisa make shimano acera. lebih rendah lagi tidak direkomendasikan.
Trims Mas, menarik nih ulasannya buat org awam spt saya n jadi mesti ati2 sama racun yg bertebaran skrg
Mau tanya (maap awam bgt nih): fungsi dan manfaat quick release/QR pada sepeda itu sebenarnya gimana sih?
saya perhatikan dulu yg byk pake itu road bike trus akhir2 ini jg mtb, yg saya ngerti cuma utk mempermudah ktk ganti ban dan aksesoris yg menarik
Saya sdg menimbang2 mau beli sepeda jadi, rata2 selisih harga antara yg pake QR dgn nggak diatas 1 juta, wajar gak sih mas? kalo emg urgent buat performance lalu jika nambahin QR sendiri kira2 brp-an ya?
Sekali lagi terima kasih atas penjelasannya
>>asbindro : kalo anda suka travelling dan touring mencoba trek-trek di luar kota dan harus membawa serta mtb ke dalam mobil, baru terasa betapa kita dimudahkan dengan adanya qr ini. afaik, qr ini tidak ada kaitan langsung dengan performance, mungkin lebih ke arah kemudahan dan total berat parts. untuk selisih harga tentu saja bukan semata – mata adanya qr tapi juga penggunaan parts yang lain. thanks.
Maaf mas mengganggu, saya mau tanya-tanya ni.
Bulan depan rencananya saya mau beli sepeda untuk ngantor, keliling kota/ke luar kota, dan main di medan offroad yang gak terlalu berat. Tipenya yang cocok mungkin XC yang hard tail ya?. Budgetnya ada 3 jt or lebih dikit juga gapapa.
Untuk lebih memudahkan saya dalam membeli (karena sementara ini saya tinggal di Banda Aceh dan ilmu tentang persepedaan masih basic) saya mau beli yang fullbike dulu.
Sempat kepikir untuk merakit dengan frame yang generik dengan komponen-komponen yang lebih bagusan. Tapi terus terang di Banda Aceh gak ada toko sepeda yang representatif. Kalaupun saya ke Jakarta untuk urusan kantor, waktunya tidak akan cukup untuk hunting.
Kemarin udah sempat browsing dan kepincut dengan Kona Lana’i 2007 (warna merah marun). Harga di Rodalink 3, 1 jt tapi komponennya sepertinya masih yang standar. Kalau menurut mas gimana dengan sepeda pilihan saya itu? atau ada alternatif yang lebih baik?
Kalau seandainya saya mau up grade dengan komponen yang lebih baik, apakah komponen yang lama masih laku dijual? Satu lagi pertanyaan, dengan harga segitu, apakah frame Kona nya original?
Terima kasih ya mas atas perhatiannya
Pri
>>asbindro : terus terang diriku belum pernah mencoba kona mas pri. tapi kona adalah produsen sepeda yang sudah dikenal luas. tiruan kona (generik) juga belum ada di indonesia. dan jika membeli di rodalink, sejauh ini belum pernah terjadi mereka memberikan parts generik/aspal. spek kona lana’i yang terlihat di website konaworld nampaknya cukup untuk melibas trek onroad b2w dan sesekali offroad/light xc. kalo kelak mo apgred, seluruh parts bisa saja ditukar tambah di toko sepeda di kota anda, namun rasanya akan susah kalo tetep dengan rodalink. cobalah sesekali main ke sepedaku.com, di sanalah banyak mtb’er buka lapak. anda bisa ikut meramaikan kaki lima parts sepeda terbesar di tanah air ini. oh ya, cobalah maen dulu di rodalink terdekat, barangkali bisa mendapatkan ready stock sepeda lain dengan parts yang lebih bagus namun dengan harga yang relatif sama. happy hunting.
Nah itu dia kesulitan saya mas. Di Banda Aceh tidak ada toko sepeda yang representatif/lengkap. Rodalink paling deket di Medan. Dan saya hanya bisa ke Jakarta pas dapat cuti atau kalau ada urusan kantor (maaf mas, koq saya jadi curhat gini ya). Hehehe…
Jadi sejauh ini andalan saya untuk mendapat informasi ttg sepeda cuman dari internet atau nanya2 ke temen. Ngga bisa liat-liat atau mencobanya langsung.
Terima kasih banyak mas atas ulasannya tentang Kona. Sebenarnya saya juga tertarik dengan Amoeba Hussar XC sebagai alternatif.
Menurut Anda, dengan budget 3-4 jt kira-kira sudah dapat belum frame amoeba, group set shimano alivio, Fork RST, diskbrake dan komponen-komponen yang lain?
Bila tidak keberatan, bisakah Anda memberikan spek yang sesuai dengan kebutuhan saya bila saya akan memakai amoeba hussar XC
Terima kasih banyak mas atas perhatiannya dan maaf bila pertanyaan saya terlalu banyak.
Saleum,
Pri
>>asbindro : hussar xc cukup mumpuni untuk trek xc dari light sampai extreem. asal ditunjang dgn technical skill yang cukup. spek yang mas pri pilih sudah bagus, jadi pakailah groupset alivio 8speed sebagai awal. fork bisa memilih rst xcr yang cukup ringan untuk kelas low-end. diskbrake bisa ambil hayes mx2, tapi kalo susah ya tinggal pakai punya shimano dari yang non-series sampai hidro diskbrake deore. komponen lain silakan dipilih sendiri karena memang akan sangat menentukan kenyamanan riding mas pri. menurut selera-lah. dengan budget 3-4jt sangat mungkin mendapatkan sepeda bagus. tapi ini untuk area jakarta ya, nggak tau kalo di sana bisa nggak. happy hunting.
Okey mas. Thank you very much for your reply. Saya mungkin akan hunting di ibu kota saja (selain lebih murah, pilihan tokonya juga lebih banyak).
InsyaAllah kalau tidak ada halangan, Januari/ Februari ini saya akan dapat cuti ke jakarta.
Saleum,
Pri
ask; kalo spda 26 inch dipasang roda 700c bisa gak ya???? thanks a lot 2 everybody b 4….
>>asbindro : kan beda ukuran om. kecuali kalo size doesn’t matter bagi anda. hehehe.
Mas.. saya pemula yang mau bertanya nih.
Saya dan istri baru mulai berpikir untuk menggunakan sarana sepeda sebagai kendaraan berangkat ke kantor. Jadi spesifikasi kegunaannya paling buat touring di jalan raya aja.
Kami berdua punya budget sekitar Rp 3 juta untuk dua sepeda. Mungkinkah dengan harga segitu kami dapat sepeda yang lumayan nyaman dan aman untuk berkendaraan di jalan raya?
Lebih murah beli atau ngerakit ya? Jika harus beli, merek apa yang anda rekomendasikan sesuai dengan budget kami?
Oh iya kami tinggal di sekitar cawang, adakah toko sepeda terdekat yang cukup bagus untuk dijadikan referensi jika ingin beli sepeda?
>>asbindro : wah selamat om! masih sangat mungkin 3jt utk 2 sepeda, tengok aja di sini. kalo 3 juta mpe 4 jt utk 2 speda coba tengok beberapa produk entry-level polygon di rodalink (quatro, xtrada, astroz, dan premier).
mas saya perempuan yg kerja kantoran, rencana mo b2w…tapi masih bingung milih jenis sepeda yg mo dibeli…ada situs yg layak jadi referensi khusus model sepeda, soale kayaknya kebanyakan speda mtb gayanya maskulin yach ? punya bokap rakitan almost 3 jtan… macho banged kalo genjot sepeda bokap… tengkyu bangeds sarannya…
>>asbindro : pada dasarnya bentuk mtb memang lebih gahar dibanding commuter/citybike. namun mbak bisa coba liat beberapa mtb produk united dan polygon terbaru (2008) yang berpenampilan lebih feminin dengan cat dasar putih atau silver. sayangnya kedua website mereka belum update. silakan datangi saja toko-toko sepeda di kota anda.
Good daya mas senior…
Mas meski sy tinggal di Jakarta tp jujur sy masih kuno ama namanya sepeda. Nah sy udh mulai2 mempelajari seluk beluknya, cm msh blm ngerti jg…
Gini punya cerita, sy rencana bulan depan (APRIL) pengen pny sepeda baru, cm sy msh bingung apa sih sepeda B2w dan Fullbike? trz kl budget sy 1,5jt udh bisa dapat sepeda yg menengah keatas blm? kl bs apa ya….??? sy sih pernah konsultasi ama tmen yg notabene anak Bike 2 Work, ktnya dengan Budget segitu beli aja sepeda B2w atau yg Full bike, nah itulah yg sy mw pertanyakan…
sy tunggu jawabannya mas ya.. secepatnya cz mw perhitungkan Budget jg, heheheh….
>>asbindro : fullbike itu istilah untuk sepeda siap pake. budget 1.5 masih mungkin untuk beli polygon edisi b2w. denger-denger maret ini mau keluar lagi. coba liat di toko rodalink terdekat. gutlak.
Om…
aku seorang cw nih… jujur aku ga sk ama sepeda, Cpe deh….! tp sejak semakin banyaknya sepeda berkeliaran di Jakarta khususnya Thamrind – sudirman, hasrat sy pengen beli sepeda jd besar. Mohon Info dari Om kira2 sepeda yg biasa berkeliaran di jakarta itu beli dimana ya…? pa lg sy sk warna HITAM. Sy tertarik wkt itu ada yg bawa sepeda Hitam merek di bodynya “s-works” kl ga salah. itu mereknya apa ya Om? trus kl sy pengen ngerakit dimana ya…? sy skrg tinggal didaerah Ciputat. Mohon Infonya ya Om……….
thx
angie
>>asbindro : rata-rata komunitas b2w menggunakan sepeda mtb. “s-work” itu memang salah satu brand mtb. cobalah sekali waktu maen ke toko “formula”, depan bca pasar ciputat. tanya sama boss edi sepeda yang ditaksir tante angie yang mana. orangnya baek kok. tanya dulu aja biar ada gambaran. gutlak.
Mas, saya kesulitan memasang fork RST Gila T8 ke frame GTI dengan overseas Token, ketika sudah di pasang masih terasa sediki oblak kalau di angkay stangnya. Gmananya supaya mantap forknya terpasang di frame.
thanks.
>>asbindro : anda yakin sudah betul pemasangannya? anda yakin headset frame anda dan steerer tube fork tidak ada space yang memungkinkan fork goyang? atau mungkin harus dipasang spacer. silakan cek kembali. kalo masih sama, nyerah deh mas, silakan bawa ke bengkel terdekat.
nyepedahhh, untuk apa? sekedar ikut2an tren-trenan? gengsi2an? Mari kita tingkatkan rasa,….disekeliling kita aja dulu, nyang nyepedah tukang roti,siomay,tukang2 banyak nyang nyepedah. Mereka cari duit sarana transportasinya ngegowes,……Sepedah MTB mereke beli kisaran harga dari 80rb paling mahal 200rb, beban yang diangkut bisa 50kg=orangnye 70kg total bisa 200kg tukang2 itu berjalan tiap hari, dia ga perlu crang yang mahal, frame alumunium, shifternyang xt-xtr lah, nyang penting broo nd sis, dengkul ame napas panjang, saya hanya menerka-nerka penduduk nyang dikota besar udah terlalu dimanjain, keluar-masuk ACan, makan mie instan. jadi dari lubuk yang paling dalam nyepedah untuk apa??????????????? baru beli nyang pas! kring kring kring
>>asbindro : siip deh. anda sendiri sudah mulai bersepedah? ditunggu ceritanya.
aku punya frame merida tfs 100 apa udah baik buat cos country
tapi groupsetnya pakai yang acera,forknya pakai rst gila pro apa udah bisa di pakai untuk jalan di trak pegunungan
mas, kalau mau upgrade sepedaku baiknya pakai group set apa, sementara yang aku punya frame merek Merida tfs 100,groupsetnya pakai acera.aku baru pemula jadi agak bingung kalau mau upgrade,bugget kira2 di bawa 10 jt
>>asbindro : merida tfs100 sesuai nama depannya yang pake cross, kemungkinan besar ini jenis sepeda hybrid, jadi bukan full mtb tapi juga bukan full road bike. masih cukup nyaman utk trek off dan on road sekaligus. hanya saja memang tidak sekuat mtb dan se-ringan roadbike. kalo mo upgrade dgn budget segitu sih banyak pilihan. contoh saja nih, drivetrain bisa pake deore xt dan fork bisa menggunakan rockshox reba atau yang bertravel 100mm lainnya. dijamin jadi tambah lebih ringan dan nyaman. ok, selamat berburu!
mas senior, kalo pengen dirtjump cocoknya pake frame type apa yah?? soalnya lagi ngebangun sepeda
>>asbindro : kalo lokal polygon dan united ada, yang bikinan luar kona, hussar, giant, dst. mana yang terbaik? susah menentukan. coba baca-baca lagi artikelku tentang mtb. setidaknya akan mendapatkan gambaran cara memilih atau membangun sepeda.
huhuhu…
nggak ada yg jual seken gitu, 1,5an jt …
harapan tentu nya kondisinya cukup lumayan…
baru mo punya sepeda, masih ngitung2 klo budget 2 jt >
sori, pemula banget..
>>asbindro : om kalo memang ada budget maks 2jt bukannya sudah ada fullbike baru yang seharga 1.7jt. sila liat di sini.
Salam kenal mas,
mau numpang nanya nih mengenai polygon astroz yang harganya masih terjangkau saya,
astroz itu bisa dipakai off road atau tidak?
Suspensi bawaan astroz travel 80 mm kalau saya ganti suspensinya dengan yang travel 120 ada pengaruhnya gak ke frame atau berapa maksimal saya bisa up grade suspensinya?
Saya numpang nanya ke mas karena web site nya sepedaku tempat saya biasa nanya lagi kolaps
Terima kasih banyak
>>asbindro : astroz masih ok dipakai offroad ringan, asal jangan di abuse saja. setiap frame sepeda punya maksimum travel fork yang boleh dipasang. sorry, saya nggak ada informasi mengenai hal ini dari polygon. mungkin tanya ke sales rodalink or polygon langsung.
Salam kenal,
Saya tinggal di jakarta. mo tanya nih mas.
Saya punya sepeda MTB Kona LANA’I 2008 full lom di rakit masih di paket. dikasih sodara di amrik.
Masalahnya saya kemana2 pake motor ngga butuh speda.
Mo tanya kira2 pasaran sepeda Kona di indonesia berapa yah, soalnya saya browsing2 harganya beda-beda semua. Full bike lho mas bukan frame aja.
Mo jual tapi mo nanya2 dolo disini, abis di jakarta kan banyak banget toko sepeda.
Thanks
>>asbindro : coba maen ke rodalink terdekat, mereka agen kona, sapa tau dapat pencerahan. yang penting spek teknis kudu dicatat om
Mau tny mas, awal taun dpn sy punya target mau ngerakit sepeda tp rencananya mau beli partsnya dl mas (group set dll). Utk group set sy akan pakai Deore XT. Nah utk frame sy msh bingung soalnya wawasan sy soal merk2 frame blh dibilang msh dangkal he..he..he..
Tp sdh ada 3 merk sy bidik al. Cannondale – Taurine 1, Gary Fisher – Wahoo, dan Rocky Mountain – Vertex 30.
Yg mau sy tnykan :
1. Dari 3 merk diatas, mana yg paling bagus? Brp harganya?
Krn sy baru lihat melalui website masing2.
2. Apakah di Indonesia sdh ada yg jual? Dimana belinya?
3. Utk fork, merk Rock Shock mana yg sesuai? Brp harganya?
Dimana belinya?
Kalau ada masukkan lain sy terima mas, sy tgg jwbnnya, terima kasih.
>>asbindro : yang paling bagus adalah yang paling cocok dengan riding style serta geometri tubuh anda, om. ketiganya sudah ada di indonesia, coba masuk ke forum dan tanya di sana. fork rockshox memiliki banyak varian tergantung riding style anda. di forum sudah banyak yang membahas.
Salam kenal mas asbindro.
Saya sekarang posisi di Yogyakarta. Ada beberapa pertanyaan yang mengganjal dalam benak saya. Begini mas, saya di rumah punya sepeda MTB Polygon merk lama. dulu saya beli sekitar 1.5 jt. kira-kira tahun 2000. Modele sih masih lama tapi cukuplah untuk digenjot lagi. Rencana saya mo restorasi catnya. karena sudah banyak goresannya. Oke kalo restorasi gak masalah. tinggal dibawa di tukang cat.
Nah untuk spare partnya, saya pengen ganti total. Misal, velg n ban (model tipis n sport) trus untuk fork depan saya pengen pake yang suspensi. sadle juga pengen saya ganti, brake saya pengen ganti pake disc brake yang hydroulic untuk belakang atau depan dahulu untuk tahap pertama.
Nah untuk penggantian spare part diatas tadi kira-kira bisa gak mas diaplikasikan di sepeda polygon lawas saya? soalnya saya masih ragu. Apakah dudukannya pas dengan spare part model baru.
Untuk frame memang saya sengaja pake yang lama dahulu. Rencana kalo dah da duit baru beli yang bagus. kalo untuk touring kira2 perlu pake suspensi depan belakang gak ya mas?
Oke mas… itu aja pertanyaannya.
Makasih sebelumnya ya mas.
>>asbindro : salam kenal juga! polygon lawas yang mana? tapi gini dulu deh, coba dilakukan kalkulasi sederhana, total biaya penggantian parts berapa dan dibandingkan dengan katakan harga sepeda baru. takutnya justru lebih murah beli sepeda baru. kalo masalah kompatibilitas, seharusnya tidak menjadi masalah. nggak usah pusing, bawa saja ke bengkel yang mas percayai.
tanks mas untuk semua komentar dan infonya.
saya lagi mau cari sepeda yang 1.5jtn
buat di pke kerja aja tp bisa buat offroad ringan2 aja.
tapi yg lumayan,polygon ok ga mas ya?
tolong kasih link2 buat belajar dan ilmu tentang sepeda.
cos baru bagnet nih.
tanks a lot
mas bos,,…….aku lokasi di pekalongan…….punya info yg jual kunci buat buka hollowtech II??? kalo ga ada kuncinya race face ku makin babak belur tuh…tolong infona mas boss ya??? aku dah cari di sini ga ada…. sementara itu aja dulu….matur tengkyu
>>asbindro : saya nggak tau persis. tapi coba join dan teriak di sepedaku.com. pasti banyak sambutan.
Salam kenal sebelumnya mas…
Wah benar mas….kalo sudah keracunan berbahaya, maunya up grade terus……mas ada informasi ga….aku mau beli sparepart Race Face untuk XC ( Steam dan Handle Bar ExtraSize + seat post ).
Mohon info siapa tahu ada komunitas yang punya.
Terima kasih sebelumnya.
>>asbindro : join saja di sepedaku.com, teriak di sana, pasti ada yang bakal nyahut. gutlak.
Salam kenal mas senior, kalo jaman saya ospek manggil seniornya juragan, hehehe…
Gini juragan.. Saya pengen beli sepeda, pertama naksir polygon xtrada..trus browsing2 kyknya kalo pake disc-brake agak mubazir, bwt harian aja. Trus liat polygon astroz kyknya asik, lbh murah juga.
Pengen nanya dua hal, beda astroz sm xtrada, trus apa emg bwt harian v-brake lbh bgs dr d-brake.. tq juragan :p
>>asbindro : salam kenal mas yunior! value of money, pilihlah xtrada. pasti nggak akan nyesal. bedanya banyak. discbrake akan lebih memberikan manfaat dibanding v-brake. gutlak.
Mas, saya tergolong masih awam perihal sepeda. Tapi saya mau mencoba b2w dan berencana mau beli sepeda dengan budget 1,5 – 2 jt lah. Kira2 MTB merek & tipe apa yg cocok dengan harga segitu? Kalau range harga segitu bisa dapat tipe double disc brake ga? Keuntungan disc brake dibanding yg biasa apa mas?
Mohon pecerahannya mas..
Thanks ya..
>>asbindro : om, saat ini agak susah mencari sepeda baru seharga 2jt dengan full discbrake. menggunakan discbrake akan sangat membantu apabila kita melewati banyak trek turunan panjang dan medan yang penuh lumpur. kalau hanya dipakai b2w (work/warung) atau b2s (school) sih cukup pakai vbrake.
Om,aku punya spd miyata elevation 400, model jadul ya? Kalau diganti pake fork ber-suspensi bisa gak ya? Ada pengaruhnya gak?Soalnya aslinya tanpa suspensi,thanks.
>>asbindro : om, sama seperti jawabanku di artikel satunya, lebih baik bawa langsung ke bengkel terdekat. kemungkinan besar sih bisa saja dipasang suspension fork. cuma pemilihan travel dan headset-nya harus pas dengan frame.
Mas..
aku mau nanya dikit, aku punya Polygon Xtrada belum pernah Upgrade.. trus pengennya sih cuma ganti frame aja.
nah. yang pengen tak tanyain yang cocok ma Xtrada itu apa ya? kalo United Dominate bisa ga?
mohon petuahnya..
nuwun
>>asbindro : tuh dah dijawab om.
Kalau mo ganti frame-nya aja, harus ngeliat ukuran seatpost, ukuran BB, ukuran headtube kemudian samakan dengan yang sudah dimiliki di Xtrada..
CMIIW
saya ingin merakit sepeda mtb dengan bugjet 3 jutaan, tinggi badan 172 cm, berat skrg 80 kg mohon sarann….. yusadi36@yahoo.com
>>asbindro : pake frame size M (16.5″ atau 17″) jangan kurang dari itu. merk sih bisa apa saja. yg penting budget masuk. pake alivio groupset atau kalau susah ya mix groupset (campuran). fork bisa pake merk RST. ok mungkin itu saja. gutlak om.
Om,klo beli polygon baru,kita bisa tahu gak ya sepeda itu bikinan tahun berapa? Misal 2008/2009.. Apakah ada ciri2nya? Begitu jg dgn framenya saja.. Terima kasih..
>>asbindro : rada susah om. yang paling umum sih beda cat dan grafis. ada pula yang beda spek. tapi semua frame polygon tuh digaransi 5 thn. jadi pastikan saja masa garansinya.
Begitu ya om.. Makasih bnyk informasinya,tp walopun ganti pemilik,garansi 5 thn itu masih berlaku gak ya? Terimakasih bnyk..
>>asbindro : seharusnya masih, selama nomer seri frame dapat dikenali di dealer. tapi ini musti dicek dulu.
Om mo nanya lg ya.. Utk sepatu mtb yg murmer apa yg om,sekalian belinya dimana? Yg melayani kirim barang gitu… Thanks bgt.
>>asbindro : sering-sering maen ke sepedaku.com om.
Iya om.. Cuma aku biasa browsing pake handphone.. Gak bisa buka situs sepedaku.com, maklum hp lama,hehehe.. Makasih bnyk om..
slmt mlm, om saya mo nanya ttg frame fulsus. apa saja yg perlu diperhatikan saat memilih frame fulsus selain ukuran dan harga? apa suspensi blkg (bukan yg pk tekanan angin), misalnya sj merk kindshock?
>>asbindro : tentu saja travel dan teknologi rear shock yang dipergunakan. anda musti tau dulu riding style anda, baru bisa menentukan type fulsus mana yang musti dibeli. gutlak om.
salam kenal.
nice article
Betul, terkadang lebih mahal dari membeli fullbike langsung namun sesorang lebih cenderung suka yang costumize dan otak-atik sendiri
halo om, aq baru trkena racun gowes neh..
hehehe..
maw nanya om, klo yang hard tail tipe trial itu ada gk?
yang harganya sktr 2 jt fullbike tipe trial apa aja merkny?
thx Om…
>>asbindro : kebetulan di jakarta ini rada susah nyari trial bike om, yang lebih banyak malahan bmx dan flatland/street. biasanya sih mereka yg maen trial modifikasi sendiri daripada kudu impor dari luar. gutlak om.
slmt sore, aq mo nanya’ ne om
kdg gear dpan mtb saya bergetar saat di gowes
pada gear 3 n 2, gmana cara ngatasix ya?
Thx om..
>>asbindro : udah dicek bottom bracket-nya? kemungkinan besar bb nya sudah aus atau salah pasang.
Hallo om,aku masih newbie dan mau tanya nih,aku baru saja mau pesan speda mtb merk polygon zero 1,alasanya karana modelnya keren ,aku sich berencana tuh sepeda cuma buat on the road aja,apakah cocok? katanya kalau full susp agak berat buat tanjakan ya om?trus apa artinya hard tail & soft tail,trims
>>asbindro : kalau hanya untuk on road sebaiknya dari hybrid series, zero kurang cocok. secara umum fullsusp memang agak berat kecuali beberapa sepeda fullsusp papan atas. hardtail lawan dari fullsusp, tanpa rear shock. soft tail makin jarang ditemui, biasanya ada shockbreaker kecil di antara saddle dan seatpost atau ada juga yang diletakkan di stem.
salam knal om.
saya seorang pemula yg sedang merakit sepeda. Saya memilih merakit bukan membeli fullbike krn menpunyai buget minim. Jd mantapkan tekad utk membeli part by part tiap blnnya, ya daripada ga kebeli sepedah.(halah.. Ko jd curhat ya) part yg sudah saya beli adalah:frame dominate, fork rst capa, headset token, dan HB kalloy. Nah yg sy mau tanyakan:
1. Apakah fork n hb nya sudah sesuai atau pas untuk keperluan xc
2. Grup set acera apa sesuai untuk xc atau grop set low end apakah yg cocok.
3. Untuk rim dan ban dalam dan luar apa yg cocok
4. Sadle dan pedal apa yg nyaman d pake.
5. Apakah crank+bb, rd dan fd 8spd bisa d pakai untuk 9spd
waduh sy jd malu byk bgt pertanyaannya. He.. He.. He… Mohon pencerahannya om
makasih om
>>asbindro : dengan asumsi om maen light xc, capa dan hb kalloy bisa dipakai. groupset disarankan menggunakan minimum alivio atau mix alivio-acera. pilihan rim dan ban dalam banyak sekali, asal bukan untuk freestyle atau downhill, dapat dibedakan dari berat dan penampang rim. saddle pakai yang sedikit ada busanya di belakang, tapi biasanya saddle ini sangat tergantung postur tubuh juga. pedal pilih yg memiliki campuran aluminium karena ringan sekaligus kuat dan aman dibanding besi. hanya rd dan chain yang biasanya harus diganti untuk support full 27 speed. sorry om, saya sengaja nggak sebut merk karena saat ini sudah banyak banget merek yang masuk. semua menawarkan kelebihan dan kekurangan masing2. jadi sesuaikan dengan budget saja. happy hunting!
Mau tnya om,harga fork mtb yg kelas low-end kisaran hargana brp y om…?
Mkaci . . . . . ^_^
>>asbindro : aku bukan pedagang loh om, tanya langsung ke toko sepeda terdekat. maaf.
maaf mau ngganggu mas. saya termasuk seorang yg baru keracunan merakit sepeda mtb. sungguh saya ingin lakukan sendiri. tapi saya kesulitan untuk bongkar pasang rantai krn saya tidak lihat di mata rantai yg mana harus saya copot. saya lihat di brosur rodalink ada alat utk bongkar pasang rantai. apakah bongkar pasang rantai itu mudah dan kita bisa melakukan sendiri? sebelumnya terimakasih.
>>asbindro : coba sekali lagi dicermati satu demi satu mata rantainya, ada as rantai yang warnanya sedikit berbeda. itulah yang bisa dibongkar dan memang mudah selama ada alatnya.