bike to work (b2w) atau melakukan aktivitas bepergian, khususnya ke kantor, dengan bersepeda sesungguhnya bukan keputusan yang gampang. setidaknya tidak semua orang bisa melakukannya seketika. sebagian besar akan berpikir berkali – kali lipat sebelum membuka tabungan dan membeli sepeda. pengalamanku menebar racun b2w di lingkungan kantor dan lingkungan sekitar rumah setidaknya memperlihatkan kecenderungan seperti itu.
alasan pertama yang mereka lontarkan, jalanan tidak ramah buat pesepeda atau dengan kata lain sangat berbahaya bersepeda di jalanan ibukota. alasan ini sangat mudah untuk dipatahkan. risiko kecelakaan di jalan umum bukan hanya milik pesepeda, pejalan kaki pun bisa tiba – tiba diserempet motor. untuk itulah, di dalam setiap kesempatan para penggiat sepeda selalu mengingatkan kepada pemula untuk jangan lupa memperhatikan faktor safety. menggunakan helm, mematuhi rambu lalu lintas, serta menyadari bahwa jalan adalah tempat umum, siapapun berhak menggunakannya. kunci keamanan sesungguhnya ada di tangan kita sendiri.
alasan kedua, polusi sudah sangat parah, sangat tidak sehat bersepeda. ini alasan yang sesungguhnya sangat tidak masuk akal dan logika. bagi orang memiliki logika, justru karena sudah begitu parahnya polusi akibat kendaraan bermotor yang membuang racun, sudah layak dan sepantasnya kita berpartisipasi aktif dan positif dengan mengurangi satu kendaraan bermotor saja yang sering kita pergunakan untuk bepergian. semakin banyak kendaraan bermotor berkurang semakin sehat pula udara di sekitar kita.
apakah anda tahu bahwa sesungguhnya duduk manis di mobil berpendingin udara tidak lepas dari udara berpolutan? berapa juta bakteri yang ikut terhisap masuk ke sistem pernapasan anda akibat interior mobil tidak pernah dibersihkan apalagi disterilkan?
untuk mencegah paru – paru kita terpapar gas beracun pada saat bersepeda on the road, telah tersedia masker. berbagai macam masker tersedia, dari yang murah meriah yang dijajakan di kaki lima (masker bh), sampai dengan masker standar industri yang memiliki filter karbon aktif. harganya pun tentu bervariasi, dari belasan rib sampai puluhan ribu. masih beralasan?
bagaimana dengan debu yang bisa masuk ke mata? pakailah kacamata khusus untuk sport. atau kalau tidak silakan beli di pedagang kaki lima, sepuluh ribuan. ada juga kacamata safety standar industri. bisa juga tampil modis dengan kacamata harga jutaan merek ternama.
takut kulit menghitam terbakar matahari ? pakailah pakaian khusus bersepeda. ada yang memiliki lengan panjang. bahan yang dipergunakan juga sangat mudah menguapkan keringat. atau bisa juga pakai pakaian olah raga lengan panjang yang berbahan katun. lengkapi dengan menggunakan kaus tangan (gloves). ada pilihan juga untuk celana 3/4 atau panjang ketat. tinggal sesuaikan selera dan kantung.
jarak kantor dan rumah jauh. seberapa jauhkah ? jarak 20km sekali jalan adalah jarak ideal untuk ber-b2w. lebih jauh dari itu tetap saja memungkinkan ditempuh dengan bersepeda namun dibutuhkan mental yang sangat kuat dan fisik prima. rekan – rekan b2w yang setiap pagi menempuh jarak kurang lebih 40km lebih suka melakukannya secara berombongan. dengan melakukannya ramai – ramai bisa saling menguatkan.
jarak jauh dan tidak ada teman ? pergunakan sepeda lipat. dari rumah ke pangkalan kendaraan umum naik sepeda. bawa sepeda di kendaraan umum dengan kondisi terlipat. sesampai di tujuan, kalau masih cukup jauh, cukup kembali genjot sepeda lipat anda. setidaknya anda bisa mengirit ongkos ojek/metromini/bajaj.
bersepeda ke kantor lebih merepotkan karena harus bawa baju ganti dan seabreg keperluan lainnya. ini tergantung bagaimana cara kita menyiasatinya. kita bisa saja meninggalkan alat mandi/parfume/sepatu kerja di kantor agar tidak memberatkan perjalanan bersepeda. ini keperluan yang sangat personal, sesungguhnya hanya kita sendiri yang tahu bagaimana cara mengatasinya. tinggal bulatkan tekad dan satukan niat.
bersepeda ke kantor mengharuskan kita bangun lebih pagi. untuk masalah yang satu ini, rasanya setiap orang sepakat, waktu olah raga yang tepat adalah pagi hari. kalau niatnya adalah olah raga, bangun lebih pagi adalah keharusan.
buat apa pakai sepeda kalau pakai motor jauh lebih simpel dan cepat ? motor memang saingan terberat sepeda. namun sepeda memiliki beberapa keunggulan, yaitu lebih ringan, tidak menimbulkan polusi, dan menyehatkan. bahkan pada saat banjir, sepeda masih bisa diandalkan untuk beraktivitas. selain itu alasan kuat mengapa kita harus memilih sepeda adalah adanya mind set bahwa kita harus peduli dengan lingkungan sekitar kita untuk kepentingan anak cucu kita. jadi nggak usah jauh – jauh demi nusa dan bangsa cukup anak dan cucu kita kelak.
alasan klasik yang lain adalah mahalnya harga sepeda. berapa ukuran mahal untuk anda ? bersikaplah adil dan bijaksana. berapa rupiah duit yang anda habiskan untuk transport dari rumah ke kantor setiap hari ? berapa duit yang harus anda sisihkan untuk angsuran motor/mobil tiap bulan ? berapa batang rokok yang anda habiskan tiap hari ? dan terakhir, berapa juta rupiah yang harus anda bayarkan tatkala anda tergolek tak berdaya di rumah sakit akibat obesitas, tekanan darah tinggi, jantung, dan lain sebagainya ?
sekarang harga bbm telah naik. ini berarti kita harus lebih hemat dan pandai mengatur pengeluaran harian kita agar kehidupan tetap berjalan normal. salah satu caranya adalah hemat pengeluaran transportasi. segeralah beli sepeda sebelum harga sepeda menjadi jauh lebih mahal lagi.
kesimpulannya, alasan serta penolakan yang kutulis di atas karena orang enggan beranjak dari zona nyaman. sebuah kondisi yang membuat kita terlena, tidak peduli karena terlalu asyik dengan diri sendiri, namun berpotensi membunuh daya juang dan potensi diri. mari, bangunlah! sadarlah! mari ikut serta berpartisipasi nyata di dalam menciptakan udara bersih lingkungan kita. caranya cukup sederhana, mari kita bersepeda sesering mungkin.
kata kuncinya adalah : “kalau bukan sekarang, kapan lagi ? kalau bukan kita, siapa lagi ?”
bagus…. top markotop om tulisannya…
saya setuju sekali….
semoga orang-orang cepat sadar untuk pentingnya beralih ke sepeda…
di negara-negara maju orang banyak pake sepada..
di universitas Jepang contohnya banyak mahasiswa pake sepeda, termasuk dosen, dekan, bahkan rektornya..
universitas kita kapan ya seperti itu???
juga buat pemerintah kita, katanya efesiensi, seharusnya mereka juga beralih ke sepeda dong, jangan cuma saat event2 tertentu saja pake sepeda… ga malah menaikkan bbm, emang cuma beras aj apa yang naik..
karena semuanya ini juga harus ditunjang dari pemerintah, memberi contoh dan memfasilitasi bagi para pesepeda…
seperti di kota Bogota yang membangun jalan khusus sepeda sepanjang 350 km, rambu2 buat pesepeda di lampu merah, halaman parkir khusus sepeda, kamar mandi di kantor, dll…
negara kita kapan ya seperti itu???
juga buat para pemake mobil dan sepeda motor, tolong dong lebih menghargai para pesepeda, masa ga mau kalah kalo sudah di jalan raya??
hidup sepeda uiiiii…. ^_^
>>asbindro : thanks! tapi ketidakpedulian pemerintah terhadap moda angkutan yang ramah lingkungan sekarang ini sebenarnya juga tidak lepas dari pertimbangan mereka terhadap pertumbuhan ekonomi makro negeri ini kok. jadi balik lagi, nggak usah kita merengek minta ini itu dulu kepada pemerintah, cukuplah dimulai dari diri sendiri.
tadi pagi saya memaki-maki pesepeda motor yang dengan enaknya memotong jalur sepeda saya, sempet saya kejar langsung ngacir.
kejadian berikutnya ada kendaraan angkutan yang dengan santainya minggir dan memepet saya, langsung saya dekati sopirnya dan saya lipat kaca spionnya.
salam gowes
Salam kenal om Asbindro,
Saya ke kantor naik sepeda baru 2 hari ini (walau tidak bisa naik sepeda setiap hari) dan rencana kedepan setiap ada kesempatan ke kantor naik sepeda saya akan naik sepeda. Bagi saya aktifitas bersepada tidak repot dan cukup simpel (walau saya dibilang aneh, nyentrik dll EGP). Mungkin tidak banyak yang naik sepeda karena faktor geografi (kota saya terletak di lereng gunung). Cukup menantang bagi pemula seperti saya. Berangkatnya sih tidak masalah karena jalannya menurun, pagi hari dan stamina masih ok (cuma selisih 1-3 menit dibandingkan naik motor dan saya akan terus memperbaiki rekor saya). Tapi bagaimana pulangnya? Hehehe..kembali ke niat dan rasa cinta kita kepada aktivitas bersepada. Dan bagi saya bersepeda merupakan aktifitas yang menyenangkan walau sepulang kerja paha dan betis terasa nut..nut..nut…nut..nut…sampai malam hari dan sampai saya terlelap tidur (itu tidak masalah).
>>asbindro : salam kenal kembali om. selamat deh! saya pun juga tidak setiap hari b2w, karena terkadang harus melakukan tugas ke luar kota. namun untuk urusan pribadi di lingkungan rumah, kami sekeluarga selalu menomorsatukan penggunaan sepeda untuk beraktivitas.
minta solusi supaya punya sepeda murah tapi tetep berkualitas donk, cari dimana yah sepeda kayak gitu, abis kalo dateng ke toko sepeda, paling murah harganya 1.5jt…
>>asbindro : om or tante, sayang sekali pada kenyataannya saat ini sepeda baru dan berkualitas memang dimulai dari harga itu. mungkin bisa hunting sepeda bekas, tapi tentu saja dibutuhkan kesabaran dan keberuntungan.
sangat menarik!!
saya di Kuching sekarang. Bulan juli nanti saya pindah ke Jakarta, rencana mau bersepeda ke kantor. kelapa dua – setiabudi timur lumayan jauh yah. ada waktu sekitar 3 hari sebelum masuk kantor baru, rencana saya ingin membeli sepeda. ada referensi ?
cheers,
>>asbindro : silakan masuk ke sepedaku, di sana tempat yang tepat untuk memulai. gutlak.
thanks asbindro
hai…
lam kenal ma semua…
saya juga baru mulai spedaan lagi setelah 3 tahun smpet “off”
dulu waktu masih smp slama hampir 2,5 th saya bersepeda ke sekolah, semester terakhir, saya putuskan untuk pake motor dengan alasan persiapan ujian….
LULUs, lalu masuk SMA…
lhah di SMA slama 3 th juuuuaaaaarang bgt naik sepeda…
sakarang saya dah lulus, berniat memulai lagi hobi saya yang dulu…
walau harus melewati 15Km jalan yang menanjak…. kl anda tau universitas Islam Indonesia di jogja… nah disana saya kuliah. jl kaliurang km14,5…
mohon saran biar bisattp bertahan… heheh
>>asbindro : agar bisa bertahan ya harus tetap semangat disertai dgn kesadaran utk berperan aktif di dlm mengurangi polusi udara. uii? tau dong secara lulusan jogja juga. hehehe