apakah anda pernah menerima email yang isinya teh botol sosro mengandung senyawa berbahaya bernama hydroxylic acid? kalau sudah, bagaimana reaksi anda? mungkin anda akan langsung tahu bahwa ini adalah kebohongan dan hanyalah black campaign terhadap teh botol sosro. atau anda terhenyak karena ternyata anda penggemar berat teh botol sosro? tidak usah bingung, berita itu memang hoax seperti yang sudah dijelaskan oleh pembuatnya sendiri di sini.
pertama kali kutrima email tersebut melalui sebuah milis, langsung kubantah habis dan kujelaskan bahwa pastilah itu hoax. kata kuncinya adalah pada alinea terakhir yang memuat ajakan agar menyebarkan berita ini kepada orang-orang yang disayangi. ini jelas tipikal hoax.
yang kedua, dengan sedikit usaha paman google ternyata memberitahu bahwa senyawa kimia yang diributkan itu, hydroxylic acid, tidak lain adalah air.
memang pada awal-awal aku terima email ini, si designer sinting itu belum membuat posting pengakuan dia. jadi kesimpulan yang kudapat bahwa ini adalah hoax hanyalah berasal dari 2 point di atas.
yang bikin repot adalah aku harus mengulang membuat email sanggahan kepada semua milis yang ku kelola. c spasi d.
menurut si designer sinting, dia hanya melakukan eksperimen dengan pembuatan hoax itu yang dia sebut sebagai hoax marketing. menurut kesimpulannya hoax marketing sangat efektif untuk menebar isu. sebenarnya ini menunjukkan bahwa dia terlalu naive. tanpa sebuah eksperimen pun, para penggiat internet dan internet marketing pasti tahu bahwa penyebaran sebuah hoax akan sangat luar biasa.
sekarang designer sinting sedang sibuk memberikan penjelasan kepada semua pengunjung blognya yang membludak, sebagai buah dari keisengannya. aku berharap saja dia tidak terkena tuntutan dari produsen teh botol sosro.
updated : bantahan datang juga dari manajemen teh botol sosro di sini.


Koreksi sedikit ya mas, itu bukan keisengan. Itu pemikiran serius yang saya tulis di mailing list. Mas bisa baca tulisan-tulisan saya sebelumnya di CCI, kenapa sampai akhirnya ada contoh hoax dengan contoh teh botol sosro.
Kalau mas tanya kenapa saya tidak membuat pengakuan secepatnya, saya jawab “saya tidak tahu kalau tulisan itu jadi hoax beneran”. Saya bisa tahu seminggu sebelumnya karena ada yang nulis “Hahahaha.. gila tulisan lu sukses, bro!”. Lalu saya terbersit firasat kalau jangan-jangan ada yang usil memforward email itu sampai jadi hoax beneran.
Awalnya itu hanya contoh untuk ngeliatin hoax seperti apa yang bisa dipakai untuk beriklan. Sifatnya rahasia dan hanya untuk bahan diskusi. Ujung-ujungnya ada anggota mailing list yang salah paham lihat tulisan saya lalu diforwardlah contoh hoax itu ke mana-mana.
Jangan ikut sebarkan BERITA PALSU / HOAX
INI PENIPUAN : Hydrocylic Acid itu = AIR
PENCETUSNYA SUDAH MENGAKU (Silakan cek di posting di atas atau di google atau di situs resmi http://www.sosro.com)
Ini link pengakuan si pencetus :
http://hariadhi.wordpress.com/2009/05/07/hydrocylic-acid-hoax-teh-botol-sosro/
ini Link untuk buktikan Hoax tidak benar :
http://en.wikipedia.org/wiki/Dihydrogen_monoxide_hoax
Wah … jadi kontroversial yah
Hohohoho ada2 saja yawh….
Sebenarnya ide ini cukup kreatif namun merugikan pihak lain. Bagaimana kalau saya sebut ini adalah Black Hat SEO?!
Baik tanggapan ataupun judul ataupun meta tag, semuanya memancing agar pengunjung masuk ke tulisan ini.
Ah tapi entahlah.. lupakan omongan rancu saya. Hanya mencoba berpendapat. Tapi sia-sia..ihik..ihik.
Sama sekali bukan Black hat SEO. Saya dah tulis kalau saya bisa ciptain lagi hoax-hoax begini ratusan kali, trus didebunk sendiri di blog saya. Enak, bisa bikin traffic meloncat-loncat sampai masuk BOTD wordpress level internasional. Masalahnya saya ga mau. Males…
Tujuan saya bikin hoax itu buat bahan diskusi, bukan cari popularitas.
Soal merugikan pihak lain.. mas bisa baca dulu konsep hoax ini sebelum menilai. Yuk.. dibaca aja di blog saya.
ah.. diralat sedikit lah. Mungkin memang bisa dimainin untuk jadi Black Hat SEO. Saya pernah nulis kalau efek samping dari hoax ini memang traffic jadi melonjak parah banget. Walaupun visi penciptaan hoax ini lebih gede dari sekedar kebut-kebutan traffic.
Tapi ya .. itu tergantung niat masing-masing orang. Hoax itu saya modifikasi sebagai tools komunikasi. Kalau niatnya jahat ya hasilnya akan jahat pula. Mau dipakai buat hal baik, hasilnya pun baik.
Sang maha penilai pertanggungjawaban kan ada, ntar.
@hariadhi kalo mau bikin contoh ya gak usah pake merk beneran.. dasar kampret tidak beretika.. pantesan Indonesia gak maju2 banyak kampret kampret seperti kamu.. mental penjahat.. buang2 bandwith internet aja..
@sosro.. tuntut aja si kampret ini, kita2 mendukung koq.. bikin nama blogger cemar aja..
@asbindro… salut bos untuk usahanya.. nulis terus bos.. tapi tetap beretika jangan kaya si kampret
ah dasar ide nya ini sinting. Gak mungkin kalo orang waras bikin ide kayak gini. Kalo orang waras itu bangun pagi, terus mandi terus makan terus brangkat kerja.
Pasti sampean karena gak waras bikin ide ini, bangun siang, terus mandi terus tidur lagi ya?
*Metode dengan segala cara menyalahkan orang yg gak dikenal*
Pokoknya segala macam kampret jgn dibiarkan, kalo kalong wewe dibiarkan saja, karena sulit ditangkap.
saya tidak melihat tulisan bung heriadhi sebagai sesuatu yang tidak beretika. apalagi bung heriadhi sudah menulis klarifikasi untuk masalah ini (sebenernya itu ga perlu, karena ketika bung hariadhi menulis “hoax teh botol sosro” di bawahnya sudah ditulis keterangan bahwa itu hoax)
saya pikir bung jackson yang tidak beretika dalam menggunakan bahasa2 yang tidak intelek (kata2 : kampret, mental penjahat dll)
HOAX merupakan salah satu tools dalam teknik propaganda. untuk mempelajari ini bisa di lihat dalam ilmu komunikasi. biar kita lebih memahami maksud “e-learning” bung heriadhi.
Saya jadi ingat pengalaman saya menyusuri Kali Mas Surabaya dalam rangka Workshop Pendidikan Lingkungan Hidup. Kali Mas itu hampir tidak lagi dihuni oleh binatang air yang menjadi indikator air bersih. Di dekat pabrik Sosro, limbahnya lumayan pekat sehingga hewan yang hidup cuma ikan sapu-sapu. Ikan ini tak memiliki insang, jadi tahan hidup di air tercemar.
Yang mencengangkan saya, SOSRO ambil bahan baku rupanya dari KALI MAS. Makanya, setelah workshop, saya bikin karya berjudul “Message in the Bottle”, yang botolnya pakai botol Sosro.
wah, benar-benar jadi kontroversi yah?
apapun bentuk diskusinya, lebih enak pakai kata dan kalimat yang dikeluarkan dengan kepala dingin deh.
jadi ga ada amarah di dalamnya.
kayaknya aku harus mempelajari “metode” HOAX nih.
Teh botol AMAN…
Salam kenal mas,
saya ada sedikit info menarik bagi yang mau dapat uang dari internet, lihat aja di blog saya http://chualim.wordpress.com yg berjudul Mau 0,45/jam, pembayaran lewat pos (check) atau lewat Paypal. Mas jg blh menyebarkan info ini pada teman2 mas. Thanks
hal-hal kontroversi gini, apalagi sampe ada debat mempertahankan prinsip bagus bwat BELAJAR euy..
Salam kenal n peace semuanya..
saya sendiri masuk ke blog ini karena dibimbing dari blog pak hariadi…karena penasaran dengan sebutan “designer sinting” itu..
dan…saya jadi terbuka..masyarakat kita terbiasa menerima informasi dan sangat cepat reaktif..buktinya banyak yang forward tanpa berusaha mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu…
mungkin orang yang main forward email itu juga orang yang tidak pernah berusaha untuk mencari tahu kebenarannya..mungkin termasuk kita yang ikut memforward juga?? (email forwardan SOSRO yang saya dapat tidak pernah saya forward ke siapapun).
toh sampai sekarang saya masih sering terima hoax seperti gratis laptop dari produsen HP, menyumbang hanya dengan memforward email…lucu untuk orang mengerti hoax..tragis untuk mereka yang main asal forward..
cheers,
-aLpha-
makin lama, makin banyak yg melakukan hal yg seperti ini,. nah, ini bisa jd negatif apa positif ya, jd bingung juga
Memang disayangkan, banyak pengguna internet di kita yang belum paham etika bermilis. memforward suatu pernyataan/email seseorang keluar milis tanpa meminta izin dahulu. Saya pernah mengalami hal tersebut ketika memberikan tanggapan di sebuah milis profesional, dengan maksud menjelaskan kemungkinan yang terjadi, ternyata oleh seseorang email tersebut diforwardkan ke milis alumninya dengan menjelek2kan perusahaan yang menjadi bahan diskusi. Jadi saya mengerti sekali apa yang terjadi di mas hariadhi.
oleh karena itu, saya merasa tidak pantas mas asbindro mengatakan mas hariadhi itu ‘designer sinting’. apalagi beliau mengatakan sendiri, hal tersebut adalah untuk komsumsi kalangan terbatas. Namun, mas hariadhi juga harus waspada… apalagi status milis perlu diperhatikan apakah benar2 tertutup (arsip tidak dapat dibaca oleh orang luar, atau hanya tertutup keanggotaan saja).
>>asbindro : anda menyinggung etika bermilis tapi anda juga maen hantam saja, menuduh saya! sudahkah anda tengok blog hariadhi? dia sendiri yang menyebut dirinya designer sinting.
Salut buat mas haryadi. Idenya cemerlang, tetapi mungkin lain kali ga usah pake merk beneran kalau memang sebagai contoh.
makasih buat masukannya.
asbindro: sudah bos, kita sama-sama berniat menulis hal baik. Kepeleset kalimat itu biasa aja. Saya ga marah kok bos nulis beritanya dengan kalimat-kalimat sinis.
>>asbindro : jadi menurut anda saya sinis? hmm….silakan baca lagi tuh di atas. saya sebut anda terlalu naive (kalo ini yang dimasalahkan) karena memang begitulah adanya. anda terlalu menganggap bahwa semua pelaku internet sepinter, sejujur, dan sebijaksana anda.
@Jackson
“@hariadhi kalo mau bikin contoh ya gak usah pake merk beneran.. dasar kampret tidak beretika..”
–> (emm, bahasa yg beretika)
“.. pantesan Indonesia gak maju2 banyak kampret kampret seperti kamu.. mental penjahat.. ”
–> (sayang sekali Indonesia tidak memiliki manusia beretika seperti Jackson, so Indonesia gak maju2)
stuju
Seems like everybody are selfish and arrogant:) these kind of attitudes that will build a bad environment and like what people said, Indonesia is left behind anothers just because our stupidity – a non sense talks, when you have to write about others (people, company, etc) all you have to do is being considerate, use your brain but not emotional stuffs..
Lets make everything clear here…
1. Dont judge and dont blame
2. Respect other people right and privacy
3. Be smart, what you said is reflect your intelectual capabilities
Regards, Dinda
Aku setuju dengan Mbak D.Rahma
terima kasih untuk masukannya, mas asbrindo. tampaknya kesalahan saya memang karena terlalu naif menganggap orang akan berpikir seperti yag saya pikir.
makasih ya…
>>asbindro : sama-sama mas, kita toh sama-sama sedang belajar.
Saya orangnya paling benci dengan namanya spam. email2 kayak gini saya anggap sebagai spam.
Pokoknya kalo ada email yang menurut anda meresahkan, jangan di forward lagi kalo ada yang minta untuk forward. Pastikan kebenaran email tersebut, sebelum anda me- forwardnya.
Lebih baik anda sendiri yang resah dari pada meresahkan orang lain hanya karena me-forward email yang bersifat “SPAM”
>>asbindro : mas, kita di sini sedang ngomongin hoax lho bukan spam. silakan googling tuh perbedaan keduanya.
setuju juga dengan mba D Rahma
yang mau check surat edaran resmi dari Sosro bisa klik di sini..
http://cesarsidolisa.wordpress.com/2009/05/12/klarifikasi-teh-botol-sosro-mengenai-hoax-hydroxilic-acid/
regards,
eh.. aduh. tuh kalimat saya di atas dibaca dengan nada lain, artinya jadi lain.
Pokoknya saya minta maaf aja deh. Sorry yah..
kasihan tu pak Sosro..
tehnya sempat nggak laku…
huaaaahhhhh…… ngantuk…. gak penting…
yg perlu diperhatikan kadar gula di sosro..bikin ndut
sinting -in some cases- is another perspective of brilliance