rabu 8 februari 2006, TUHAN kasih kami kepercayaan baru, seorang manusia baru, perempuan mungil, 3kg 48cm, cantik (setidaknya menurutku). tentu saja kami berdua gembira, sujud syukur atasnya. setelah 10 bulan kurang sedikit istriku mengandung, dan harap – harap cemas, lahirlah anugerah itu untuk kami. melalui operasi caesar di rs sari asih tangerang.

mengenai operasi caesar yang dilakukan, dr agus hermawan spog, mengatakan sejak awal bahwa itu harus, karena dinding perut istriku, tepatnya pada bekas operasi yang sama untuk anak pertama, terlalu tipis (kurang dari 0.5cm). beliau mengatakan terlalu berisiko jika melahirkan normal. dan memang pada akhirnya kami tidak menyesal dengan keputusan ini.

dua belas hari, aku habiskan untuk mencari nama buat buah hati kami. melalui sumbesilviar bacaan ensiklopedi orang kudus dan internet, aku coba merangkum doa dan pengharapan kami pada sebuah nama, yang nantinya melekat pada seorang anak manusia. dari daftar 200-an nama yang aku susun, terpilih silvia anila shanti : “dia yang memiliki kekuatan dan tekad besar yang sanggup membawa kedamaian bagi sesama”. terima kasih kepada arkand bodhana zeshaprajna, atas waktu konsultasinya.

hari ini, hampir genap 22 x 24jam, via menghirup udara. semoga kami orang tuamu dapat terus menjaga tanggung jawab besar dari sang Pencipta sampai kami sendiri kembali ke tangan-NYA.

Via, we love you forever.