per maret ini, seorang temanku, budi, resign dari perusahaan di mana kami berkarya 3 tahun terakhir.budi pic

jujur, ada rasa gamang, ada rasa kehilangan yang sangat terasa, setelah apa yang telah kami lalui bersama. jatuh bangun, berpeluh keringat, pusing tujuh keliling, terkadang saling maki (walo di hati), dan segala cerita yang pernah kami bagi

namun memang, TUHAN selalu memberikan langkah terbaik bagi kami, dia diberikan kesempatan untuk lebih mengembangkan bakat, minat, dan keahlian dia di perusahaan lain, di tempat di mana dia dibesarkan.

barangkali, apabila dia terus bersamaku, kami akan sama – sama terhambat, tanpa disadari akan saling melemahkan. ya, kami memang memiliki banyak kesamaan, dalam minat, bakat, dan keahlian. hanya waktu saja yang menyebabkan aku di dalam struktur organisasi perusahaan tampak berada di atas dia.

jadi memang hubungan kami unik, di luar, kami tetaplah teman, namun di kantor, dia salah satu staff terbaik saya. sehingga kami terbiasa menyapa dengan sebutan Pak! baik di kantor atau tatkala maen bareng.

sampai pada suatu siang, budi ngomong ke aku, kalo per maret memantapkan diri bergabung di perusahaan lain. tatkala aku tanya motivasi kuatnya, dia bilang, pengin bisa selalu dekat dengan ibunya yang tinggal sendirian di kota semarang.

the show must go on, met jalan budi, moga di tempat barumu, apa yang telah menjadi tekadmu bisa terlaksana seluruhnya. hanya seperti email ku padamu kemaren keep in touch big guy! you always be in my heart, where ever you are.

Iklan