kesalahan informasi lokasi jatuhnya pesawat AdamAir dan jumlah korban yang dirilis oleh semua media pers nasional adalah bukti nyata begitu bodohnya kita.

dengan sangat mudah pers mengelak, sumber informasi berasal dari pejabat terkait, entah menteri, kepala tim sar, gubernur, bupati, ato penduduk sekitar. dan giliran menterinya akan mengatakan itu kesalahan jajaran di bawahnya yang salah memberikan informasi.

lucunya, tim sar, justru mencari ke titik jatuh berdasarkan informasi salah tersebut. menurut logika berpikirku yang dangkal ini, sumber informasi tim sar harus berdasarkan bukti dari signal terakhir radar pesawat yang tertangkap satelit singapura. dan tim sar-lah yang justru paling berwenang mengeluarkan statement lokasi jatunya pesawat dan jumlah korban. ini kok kebalik – balik ya? ato memang tahun 2007 harus diawali dengan logika berpikir begitu?

dan yang paling memalukan adalah, sampai detik ini, aku belum menemukan SATU pun permintaan maaf dari mereka yang mengeluarkan berita bodoh itu. baik dari perorangan, lembaga pemerintahan maupun pers nasional. cmiiw.

rupanya keluarga korban harus teraniaya kembali dengan tindakan bodoh orang – orang tolol yang notabene adalah mereka yang seharusnya memberikan kesejukan dan ketentraman hati bagi mereka.

“malu aku malu…pada semut merah…yang berbaris di dinding…”

Iklan