mulai januari ini, aku mengajukan opsi pengalihan dari Ms Office ke OpenOffice (oOo) untuk seluruh client kantor secara bertahap. alasan utama tentu saja soal biaya lisensi yang menurut hitungan manajemen begitu besar. cukuplah hanya operating system yang berlisensi, yang lain cari freeware.

sebenarnya bagiku tidak masalah mau pake office versi manapun. sehari – hari baik di kantor maupun di rumah, aku pake openoffice. sampai sekarang tidak menemukan kendala berarti. mungkin juga karena aku menggunakannya hanya untuk kepentingan reporting dan kegiatan administrasi lainnya yang tidak menuntut membuat formulasi yang rumit di spreadsheet. kurang lebih 4 bulan yang lalu aku mulai pake versi 2.0 setelah lama berkutat di versi 1.xx.


yang menjadi kendala cukup berarti hanya 2 hal. pertama spek pc dan kedua kemauan user. oOo 2.0 mensyaratkan kebutuhan system minimal Pentium III, 128MB ram, o/s win98. kalo mau dipasang di linux musti minimal kernel 2.2.13 dan glibc2 version 2.2.0. namun menggunakan oOo di PIII-128MB tidak aku sarankan. waktu loading page yang cukup lama bisa bikin frustasi saat dikejar deadline! ideal anda musti pake P4-256MB ram. dan masalahnya 75% komputer client di sini masih pake PIII or lower. walaaaah…!!

hambatan kedua, kemauan user, tidak bisa tidak, manajemen harus sistem tirani, take it or leave it! karena kalo user ditanyain satu – satu pasti jawabannya sama, “napa sih repot – repot!” dan untunglah manajemen kantorku sangat mendukung penggunaan oOo ini, apapun hambatannya.

persoalan selanjutnya adalah masalah kompatibilitas antara ms office dan oOo. namun seperti informasi yang terdapat di official website oOo sendiri, sejauh ini tidak ada hambatan berati masalah migrasi dari ms office ke oOo. bahkan telah tersedia tabel komparasinya. hambatan sebenarnya adalah masalah kebiasaan. bagaimana kita bisa membiasakan diri lagi bekerja dengan environment yang sama sekali baru. that’s all.

dan bagi kami, hari – hari selanjutnya, IT dept akan disibukkan dengan proses migrasi ini.

sebenarnya, penggunaan oOo selain untuk penghematan ada juga fitur – fitur oOo yang sangat memudahkan pengguna. salah satunya fungsi export langsung ke format pdf yang merupakan format standar internet untuk pertukaran dokumen/artikel. fitur ini sangat diperlukan dalam dunia bisnis. fitur kedua adalah kemampuan oOo menyimpan dokumen dalam berbagai format, termasuk dukungan terhadap format xml. tentu saja ini merupakan fleksibilitas yang sangat berguna.

ada satu hal lain yang sangat berarti, penggunaan format odt pada oOo terbukti lebih ringkas dibandingkan doc milik ms office. demikian juga format ods dibanding xls. file yang sama bila disimpan menggunakan default format oOo mampu menghemat space hardisk sampai 75%. silakan dicoba.

jadi kenapa harus bayar kalo ada yang gratis?

Iklan