bagi anda yang tinggal di pinggiran jakarta, seperti bekasi, tangerang, dsk. pastilah tidak susah menjumpai fenomena yang terjadi di tengah masyarakat yang akan aku tuliskan kali ini.

masyarakat kita memang lagi sakit, cobalah tengok di sekitar anda tinggal, khususnya yang berada di wilayah yang aku sebut tadi. gampang sekali anda jumpai motor tanpa plat nomor, tanpa lampu, bahkan pengendaranya tanpa helm berlalu lalang dengan santainya. tanpa takut ditangkap polisi.

polisi rupanya sudah buta mata dan hilang akal budi. fenomena motor dan pengendara yang jelas – jelas melanggar undang – undang dibiarkan begitu saja. jelas telah terjadi pelecehan hukum di sana. sampai hari ini, jumlah pelanggar hukum itu bukannya makin sedikit tapi rasanya semakin banyak.

konon, kata orang pinter ahli kejiwaan manusia, hal ini sebagai akibat dari kekecewaan masyarakat terhadap tatanan hukum di negeri yang konon taat sama hukum. banyak pejabat dari tingkat camat sampai menteri melanggar hukum namun lolos demi hukum. bukan karena tidak terbukti bersalah namun lebih karena pertimbangan di luar hukum itu sendiri sehingga tersangka lolos dari jerat hukum.

akumulasi dari kekecewaan itu direpresentasikan oleh masyarakat kita dengan bertindak seenak sendiri. pada contoh di atas, membeli motor tanpa surat resmi, mengendarai motor tanpa helm, adalah tindakan yang tidak melanggar hukum. diperkuat bukti bahwa polisi tidak melakukan tindakan apapun.

seandainya saja, hati nurani berbicara, mengendarai motor tanpa helm adalah justru membahayakan jiwa sendiri. mengendarai motor tanpa lampu di malam hari bisa membahayakan orang lain dan diri sendiri. tanpa peraturan pun, kita tahu bahwa jatuh dari motor yang melaju kencang tanpa mengenakan helm bisa berakibat sangat fatal. namun entah mengapa sebagian dari kita merasa benar – benar keras kepala alias memang berkepala keras sekeras batu granit yang tidak mudah pecah.

memang masyakarat kita sedang sakit…parah!

Iklan