Tag

,

pernahkah kamu bermimpi punya mobil mewah? punya rumah besar? punya pembantu banyak? punya pesawat terbang? punya uang yang tidak bisa dihitung lagi saking banyaknya? seberapa sering dan seberapa tinggi mimpimu?

aku pernah memimpikan diri memiliki pekerjaan tetap di perusahaan besar di sebuah kawasan yang asri, serba hijau karena banyak pohon ditanam. aku pernah bermimpi diberi mobil oleh perusahaan jadi nggak usah repot kredit mobil dan beli bensin. aku pernah bermimpi punya istri cantik yang bener – bener sanggup mendampingiku dan merawat anak – anak kami. aku pernah bermimpi punya anak – anak yang ganteng dan cantik, nurut orang tua dan bisa dibanggakan.

tapi aku tidak sekedar bermimpi. mimpi itu harus diwujudkan. mimpi itu ditanamkan di pikiran, agar tertancap di alam bawah sadar. sehingga semua daya upaya di arahkan untuk meraih mimpi tersebut. tentu saja lewat jalan yang biasa. sewajarnya. tidak sampai mengganggu orang lain. dalam setiap tarikan nafas telah mengandung sebuah mimpi. yang menunggu untuk diwujudkan. semuanya dibantu dengan doa dan usaha keras.

di dalam yoga, diajarkan kekuatan pikiran. kekuatan maha dahsyat yang sering dilupakan orang. kekuatan inilah yang sesungguhnya membedakan kita dengan mahluk lain di muka bumi ini. sesungguhnya sang mahaguru – lah yang menganugerahkan pada kita. kekuatan laten ini harus bisa kita manfaatkan semaksimal mungkin agar sisi kemanusiaan kita semakin dominan.

sesungguhnya metodenya amat gampang. cukup pikirkan dan yakini dalam setiap tarikan nafas akan satu mimpi atau mimpi – mimpi besar yang lain. ucapkan dalam hati dan penuh kesungguhan bahwa kita menginginkan mimpi itu terjadi pada diri kita. apabila telah terbiasa, kita akan selalu mengingat mimpi itu. dan apabila yang di atas melihat bahwa kita layak mendapatkannya, jangan kaget bila suatu hari mimpi itu menjadi kenyataan. sesederhana itu.

namun sebagai orang beriman, kamu harus ikuti dengan doa dan berusaha. gabungan ketiganya (mimpi, doa, usaha) akan menghasilkan sinergi yang luar biasa.

kuncinya memang bermimpi, berdoa, dan berusaha. ketiganya tidak bisa dipisahkan. tanpa mimpi, kita tidak punya tujuan. tanpa berdoa, kita tidak akan pernah punya keyakinan. dan tanpa berusaha, bagaimana mungkin semuanya datang pada kita secara cuma – cuma? tidak ada yang gratis di dunia ini.

dan buktinya, hampir semua mimpiku di atas telah terjadi saat ini. bagaikan de javu.

pada awalnya, sewaktu masih di bangku sekolah, setiap liburan, entah lebaran ato natalan, pada saat sodara – sodara pada berkumpul di kampung halaman. aku sering diminta untuk bantu nyuciin mobil – mobil mereka. dan dari sini aku pun bermimpi, seperti yang kutuliskan di awal.

aku memang pemimpi, namun pemimpi yang tidak sekedar bermimpi. sedang dirimu?