Tag

,

setiap orang tua pasti berharap bisa mendidik anak-anaknya, baik pendidikan formal, budi pekerti, dan agama. pendidikan formal hanya bisa diperoleh melalui institusi pendidikan yang tentu harus ditebus dengan uang yang semakin hari semakin banyak. sedangkan pendidikan budi pekerti dan agama bisa dilakukan sendiri oleh kita sebagai orang tua.

tidak ada yang menyangkal bahwa biaya pendidikan semakin mahal. pemerintah tidak peduli sama sekali dengan proses pendidikan di negeri ini. sekolah dibiarkan berjalan seperti kapitalis sejati. dan ngeri kita dibuatnya. padahal kalo mau jujur, pendidikan berbiaya mahal tidak selalu berbanding lurus dengan mutu pendidikan yang diberikan.

sanggupkah kita membiayai pendidikan formal anak-anak kita? ini pertanyaan yang sering menghantui para orang tua. dan susah sekali untuk menjawabnya. namun aku pribadi selalu berjanji dalam hati untuk berusaha sekuat tenaga memberikan pendidikan terbaik bagi kedua anak kami. caranya?

menabung dan atau berinvestasi. menabung sebenarnya adalah hal termudah yang bisa dilakukan oleh sebagian besar kita orang tua. kalau penghasilan sangat mepet? sudahkah ditinjau ulang segala pengeluaran kita? pasti ada celah untuk menabung.

berhentilah merokok bagi para orang tua perokok! hitunglah berapa puluh ribu rupiah uang yang bisa ditabung dengan berhenti merokok. anda sehat dan anak-anak bisa sekolah!

anda pengguna mobil atau sepeda motor pribadi? keluar biaya bulanan untuk uang transport yang tidak sedikit? kalo ya, cari informasi kemungkinan terbaik untuk melakukan bike to work. jangan kaget kalo akibat b2w ini kesehatan anda semakin bagus dan uang ratusan ribu rupiah hingga jutaan tersisa setiap bulan. bagi yang ongkos transport mendapat ganti dari kantor, cari tahu kemungkinan agar tetap mendapatkan cash tersebut tanpa melakukan tindakan penipuan atau pemalsuan nota bbm dan tol.

anda orang yang lapar mata? suka belanja barang yang sebenarnya tidak penting? lakukan perencanaan pengeluaran anda dengan berbelanja secara bulanan. batasi pembelian barang di luar list yang telah dibuat. dan jangan sekali-kali pergi ke mall atau toko hanya untuk membunuh waktu.

nah, sudah ada 3 tips yang bisa diterapkan, kan? jadi jangan keburu men-judge diri sendiri tidak bisa menabung. think again.

sedangkan untuk para orang tua yang memiliki akses ke lembaga keuangan, membeli produk – produk investasi seperti reksadana, asuransi term, dll bisa dipertimbangkan. mengambil asuransi pendidikan juga merupakan alternatif baik. namun  jangan melulu terpaku pada besaran nominal uang pertanggungan, tapi hitung juga tingkat inflasi yang rata-rata 10% per tahun. ini lebih kurang berarti, kalau biaya masuk sekolah sd sekarang ini adalah 10jt maka 5 tahun lagi biaya ini akan menjadi 15jt.

namun, wahai saudaraku, semua itu memang membutuhkan pengorbanan, yang kadang justru akan sangat menyakitkan. tapi kepada siapa lagi anak-anak kita bergantung kalo bukan ke diri kita, orang tua mereka?

aku paling muak mendengar keluh kesah orang – orang yang kukenal. berkeluh tentang kondisi keuangan keluarga, biaya sekolah semakin mahal, de el el. namun terus saja membakar uang dengan menghabiskan 2 bungkus rokok sehari. bah!

mau mulai b2w tapi tidak punya sepeda? sepeda mahal? lihatlah kenyataan bahwa sudah banyak sepeda yang ditawarkan di toko-toko dengan harga yang terjangkau. asumsinya, kalo bisa beli hp pasti bisa beli sepeda. alasan apalagi? tetap nggak mampu beli cash? jangan salah, kini sudah ada skema pembiayaan untuk sepeda, alias berhutang. kurang apalagi? jarak dari rumah ke kantor jauh? berapa km? lihatlah rombongan b2w dari bekasi ke kawasan bisnis jakarta. hitung sendiri berapa km mereka tempuh setiap harinya. dan mereka semua baik-baik saja hingga saat ini.

nah, kini kembali ke diri sendiri. berani punya anak berarti berani berkorban. dan berkorban itu pada umumnya adalah menyakitkan.

(suatu waktu akan kuceritakan tantangan, suka duka, dan keasyikan dalam melakukan b2w)

Iklan