ternyata telah kita lewati sama-sama masa satu tahun. pasti ada cerita duka, ceria, dan segala hal yang tentu saja menambah tingkat kedewasan dan kematangan pribadi kita.

lantas bagaimana dengan tahun 2008 ini? meskipun prediksi dari para ahli yang rata-rata mengatakan bahwa kondisi perekonomian serta politik negeri ini masih belum beranjak maju dibanding tahun 2007 silam namun toh kita meski siap bertarung dan bertahan. ya kan?

bagi diriku pribadi dan juga keluarga kecil kami, tahun 2008 kami maknai sebagai tahun penuh perubahan, dengan perjuangan yang lebih keras, sembari tetap menjaga kondisi kesehatan tubuh. itu saja.

meski belum tahu kapan, namun kami berencana melakukan general checkup, agar menjadi lebih aware andai saja ada tanda-tanda penyakit de-generative mulai bercokol. mengingat usia kami semakin bertambah. meski alarm alami tubuh kami belum berbunyi keras, toh kami harus tunduk pada hukum alam.

banyaknya kejadian bencana alam di mana-mana membuat kami semakin sadar, bahwa alam telah menunjukkan kuasanya, setelah diperkosa rame-rame oleh mahluk yang bernama manusia. dan tahun ini, kami musti ikut aktif bertindak. setidaknya dalam lingkup keluarga kecil kami.

setiap orang tidak akan pernah luput dari kesalahan. maka kami harus semakin sadar bahwa segala permasalah yang kami timbulkan baik disengaja maupun tidak harus sesegera mungkin diselesaikan.

belajar dari lingkungan sekitar kami, sebuah cinta utuh dalam rumah tangga harus selalu dijaga kemurniannya. jangan sampai rutinintas mengaburkan cinta kasih. jangan sampai kehadiran orang ketiga, siapapun itu, merusak cinta yang telah kami bina. orang ketiga, entah teman, saudara, atau orang tua tetaplah menjadi orang di luar keluarga kami. semua itu bisa diselesaikan dengan adanya komunikasi dua arah yang harus selalu dibina.

untuk menghadapai kenaikan harga-harga tahun ini, kami harus mulai mencari celah di waktu luang untuk memperoleh penghasilan tambahan. ide sudah mulai mengalir, tinggal masalah teknis eksekusi dan keinginan kuat untuk berubah.

sisanya adalah tetap berdoa. dan tentu saja bermimpi, mimpi akan sebuah perubahan besar yang harus kami kejar. amin.

Iklan