Tag

anda tahu bukan berapa banyak jumlah warna yang bisa kita lihat dengan mata telanjang. anda pastinya juga tahu bahwa pelangi indah karena terdiri dari lebih dari satu warna. apakah anda pernah merasa bosan tinggal atau bekerja di perkotaan? pernahkah timbul keinginan untuk sesekali pergi ke luar kota, mungkin ke pegunungan, mungkin ke pantai, atau bahkan hanya pergi ke wilayah pedesaan yang masih ranum bak perawan. apa yang anda cari di tempat-tempat itu? udara segar, pemandangan, dan memanjakan diri dengan lingkungan yang lain daripada apa yang sudah menjadi rutinitas anda.

pernahkah anda bayangkan di dunia ini tidak ada warna selain hitam? semuanya hitam. atau kalau anda tidak suka warna hitam, coba bayangkan dunia anda hanya ada satu warna favorit anda. bagaimana kira-kira jadinya? kesulitan besar niscaya akan anda hadapi. dunia rasanya hanya berupa 2 dimensi. tidak ada kedalaman karena mata anda akan tidak sanggup membedakan mana latar depan mana latar belakang. semuanya flat satu warna. tidak ada gradasi apapun. benar – benar sama persis.

begitupun dengan kita manusia, andai saja semua manusia itu sama, sama persis, sama wujud dan sifat. rasanya dunia menjadi tidak menarik lagi. tidak ada kompetisi dalam mencari jodoh. toh kita tidak sanggup membedakannya.

rupanya TUHAN tahu persis hal itu, maka tercipta manusia dengan segala keunikannya. ada pria dan wanita. ada yang tinggi, ada yang pendek. ada yang cantik dan cakep namun ada yang jelek. ada yang cantik atau ganteng namun membawa sifat pemarah dan sombong. tapi kebalikannya ada yang wajah pas – pasan namun dikaruniai dengan segala sifat kebaikan.

ada pula yang terlahir dari suku jawa, bugis, batak, atau bahkan tionghwa. semua membawa keanekaragaman sifat asli moyang mereka. jadi ada yang memiliki kulit hitam legam, coklat, kuning langsat, bahkan putih. ada yang berambut kriting, ikal, lurus, dengan warna coklat sampai hitam.

sungguh sangat melegakan hati semua tercipta untuk kita nikmati bersama. semua ada agar kita bisa saling menjaga. semua tercipta demi rasa saling memiliki dan saling melengkapi.

aku punya sahabat sewaktu di bangku sekolah menengah pertama. seorang wanita yang terlahir dari rahim seorang tionghwa. dari namanya orang akan tahu dari suku mana dia berasal. kebetulan orang tuanya sangat berpegang teguh bahwa anak gadisnya harus menikah dengan pria sesuku. titik.

seiring dengan perjalanan sang waktu, gadis manis berkulit putih itu pun sempat berganti – ganti pacar untuk mencari siapa jodohnya. semuanya adalah pria – pria tionghwa dengan segala sifatnya. sayang semuanya gagal di tengah jalan. sampai pada suatu titik di mana si gadis dan sang mama akhirnya bisa mengerti bahwa pria baik tidak selalu harus bermata sipit dan berkulit putih. jodoh rupanya tidak harus dicari dalam kotak yang sama.

kini si gadis telah dipersunting oleh pria pilihan hatinya, seorang jawa berkulit sawo matang, dan tentu saja lebar garis matanya. cinta tumbuh bersemi di antara hati mereka berdua.

kejadian ini sangat menarik minatku. bahwa kita manusia harus berani untuk berpikiran out of the box. mencoba keluar dari pakem baku. mencoba melihat bahwa di luar apa yang kita yakini ada juga kebenaran. dan bahwa kebenaran hakiki adalah bukan milik kita semata.

ilustrasi di awal tulisan ini kurasa sangat tepat untuk menyadarkan kita semua bahwa sungguh perbedaan adalah anugerah terindah yang diberikan TUHAN untuk kita. biarkan TUHAN berkarya dengan caraNYA. kita manusia ini mustinya hanya menerima dan bersyukur bahwa TUHAN sungguh mengerti kebutuhan kita.

dengan begitu kita manusia akan benar – benar menjadi manusia sebenar – benarnya, bukan lagi manusia yang ingin menjadi seperti tuhan dengan menentukan mana kebenaran yang sebenar – benarnya.

anda sanggup menjadi manusia seutuhnya? menjadi manusia yang sebenar – benarnya tanpa memiliki nafsu untuk menjadi seperti sang pencipta? ketahuilah bahwa aku sedang mengarah ke sana.

selamat idul fitri 1429H untuk segenap sobatku yang merayakannya!

Iklan