Tag

,

anda pasti tahu apa itu produk speedy besutan telkom. anda, khususnya praktisi it, pernah membaca atau bahkan mengalami sendiri betapa kacaunya billing system mereka sampai suatu ketika dilakukan pemutihan terhadap sebagian besar tagihan yang salah. dan kini setelah sekian bulan lewat, apakah telkom dengan speedy nya telah berubah menjadi lebih baik?

jawabannya ya dan tidak. benar bahwa kini bandwidth speedy telah didongkrak, dari up to 384Kbps sekarang 1Mbps downstream dan upstream up to 128Kbps. cepet? relatif. tergantung dari kapasitas jaringan telkom dan total pelanggan di wilayah anda mengingat bahwa koneksi speedy bersifat share.

selain masalah teknis di atas, telkom masih memiliki kendala masalah non teknis. bahkan ini lebih parah mengingat betapa besarnya telkom. beberapa masalah sederhana tidak berhasil diatasi oleh manajemen telkom.

kami baru saja mengalami kejadian tidak mengenakkan berkaitan dengan manajemen telkom dalam mengurusi permintaan pemasangan baru speedy. sudah bukan rahasia umum bahwa telkom mempercayakan urusan registrasi dan pemasangan modem di sisi pelanggan kepada perusahaan outsourcing. problem utamanya adalah masalah sinkronisasi data antara outsourcing company dengan internal telkom.

suatu waktu tetanggaku iseng tanya ke plasa telkom dan cari tahu apakah nomor teleponnya telah tercover speedy. setelah dicek ternyata memang status ok. maka tanpa banyak pertimbangan lagi, tetanggaku langsung subsribe.

tak berapa lama petugas survey datang dengan membawa work order pemasangan modem. tetanggaku juga telah memiliki nomor speedy. petugas customer service di 147 juga confirm tinggal tunggu aktivasi.

namun tak disangka beberapa hari setelah itu ada petugas jaringan telkom telepon memberitahu bahwa speedy tidak bisa diaktivasi karena ternyata belum tercover! duaaar!!!! bagai petir di siang bolong!

antara percaya dan tidak itu terjadi betulan! oleh sebuah isp sekaligus provider jaringan besar di tanah air ini. beruntunglah anda yang tidak mengalami kejadian konyol seperti ini.

Iklan