Tag

,

barangkali akan bermanfaat bagi anda yang sedang berjuang membeli rumah untuk ditinggali di citra raya, cikupa, tangerang, banten. berikut coba kutuliskan kembali kronologis perjuangan kami dalam membeli, memantau, dan melakukan klaim atas proses pembangunan rumah kami sampai akhirnya rumah siap huni.

di pertengahan tahun 2007, kami mulai hunting rumah  setelah bertekad bulat, maju pantang mundur, untuk memiliki rumah sendiri. karena sudah telanjur tidak bisa pindah ke lain hati, kami prioritaskan mencari rumah di cluster kami saat itu, rembrandt. hasilnya nihil. tidak berjodoh. kavling yang masih kosong rata-rata menghadap ke barat, kalau sore panasnya minta ampun. sedangkan rumah dijual hanya ada yang berada di tangan bank, hasil sitaan. kondisinya rata-rata hancur. kalau nekat beli harus spare duit setidaknya 40jt-an untuk merenovasi bagian yang hancur.

lokasi pencarian kami pindahkan ke cluster lain. melia residence, telaga mediterania, georgia, dan lavender. tidak ada lokasi yang cocok. memang bukan jodohnya kali. sang sales person, pak hermanto sangat sabar mendampingi kami.  akhirnya, setengah hopeless, kami ditawari rumah indent yang dibangun di cluster pesona eropa atau lebih dikenal dengan sebutan atlantis. begitu kami lihat denah dan price list, hmm menarik nih. dan kami pun lantas diantar melihat ke lokasi. waktu itu, yang masuk budget kami hanya tersisa 4 rumah. kami ambil salah satunya dan tepat pada saat itu harga rumah tsb telah naik 15jt-an. untunglah pak hermanto berhasil menyakinkan atasannya untuk memberikan harga lama kepada kami.

desember 2007, kami lakukan perjanjian pengikatan jual beli bersama notaris di kantor pemasaran citra raya. kami terikat perjanjian kpr bersama bca dengan skema fix and cap. sampai di sini semuanya berjalan lancar.

mulai awal februari 2008, pembangunan fisik rumah telah dimulai, hampir setiap sore, pulang ngantor, kusempatkan mampir. ngambil beberapa gambar sembari ngobrol dengan beberapa tukang yang ternyata semua berasal dari jawa tengah.

kenaikan harga bbm di bulan mei ternyata berdampak pada sektor properti. pembangunan rumah kami berhenti sejak saat itu. meninggalkan struktur bangunan yang sudah 75% jadi. hasil tanya kiri kanan, rupanya kontraktor pada ngambek karena duit seret.

sampai dengan bulan juli ternyata progress pembangunan rumah tidak begitu menggembirakan. tukang yang mengerjakan hanya 2 orang. sementara itu waktu terus berjalan. tenggat waktu serah terima, bulan september, di depan mata. meskipun demikian, pihak citra raya melalui sales person selalu berusaha menyakinkan kami bahwa mereka pasti selesai sesuai jadwal.

pertengahan agustus, kami yakin tenggat waktu tidak akan terpenuhi. meskipun fisik bangunan telah 100% namun proses finishing biasanya justru memakan waktu lebih lama.

awal september, kami kirim surat resmi kepada manajemen citra raya, mempertanyakan status rumah dan tanggal serah terima. sepuluh hari kemudian muncul surat balasan yang sayangnya hanya berupa permintaan maaf tanpa kepastian tanggal serah terima. dan berakhir sudah tenggat waktu serah terima sesuai yang tertulis di perjanjian jual beli dengan berakhirnya bulan september.

tanggal 16 okt 08, kukirim email ke marketing manager citra raya. isinya sama, mengulang suratku bulan lalu.  pada hari yang sama dibalas email itu dengan permintaan maaf. lagi – lagi tanpa kepastian kapan tanggal serah terima.  mimpi buruk masih berlanjut, kudengar kabar dari beberapa sumber terpercaya, citra raya sedang dilanda krisis listrik. pln cikupa tidak dapat memasok listrik untuk area citra raya dan sekitarnya, khususnya untuk pemasangan baru 1300va.

tanggal 20 okt 08, pak hermanto menelepon dan menyampaikan kabar bahwa rumah akan selesai akhir bulan oktober dan bisa diserahterimakan. namun masih ada kendala yaitu ketiadaan pasokan listrik dari pln.  menurut prosedur citra raya, pengajuan pemasangan sambungan listrik harus dilakukan oleh pemilik setelah proses serah terima rumah dilakukan.  lantas bagaimana nasib rumah kami?  sampai kapan harus menunggu?  pihak manajemen citra raya tidak berani memberikan kepastian karena masalah listrik sudah bukan wewenang mereka. inilah masalahnya.

seandainya saja manajemen citra raya mau berpikir dan bertindak out the box, begitu informasi kelangkaan listrik diterima, semua pembangunan rumah yang sudah atau hampir jatuh tempo harusnya lebih dipercepat agar konsumen dapat sesegera mungkin mendapatkan antrian pemasangan listrik. atau yang lebih revolusioner, bagi para konsumen yang rumahnya sudah 99%, diberikan kesempatan untuk mengurus pemasangan listrik tanpa harus melakukan serah terima kunci terlebih dahulu.

mengingat bahwa dalam hal ini kami merasa sangat dirugikan, kukirim email berikutnya pada tanggal 22 okt 08. isinya mendesak manajemen citra agar berpihak kepada konsumen. peka terhadap hak – hak konsumen yang telah menyelesaikan kewajibannya.  email kedua ini tidak dibalas. namun pak hermanto menelepon dan menyampaikan bahwa saya diperkenankan untuk mengajukan pemasangan sambungan pln meskipun rumah belum diserahterimakan. good news and great job!

tanggal 25 okt 08, dengan semangat 45 dan formasi lengkap, kami datang ke kantor purna jual untuk melakukan pendaftaran listrik. petugas bilang bahwa waktu tunggu rata – rata adalah 2 bulan. dan lemeslah kami berdua.

tanggal 13 nov 08, kukirim surat pembaca ke detik. isinya sih tentu saja protes karena merasa pihak manajemen citra raya tidak berpihak pada konsumen. surat dimuat pada jam 14:49 menurut catatan waktu server detik.com

tanggal 14 nov 08 jam 16.35, datang email balasan dari manajemen citra. intinya selain sedikit defensif juga menyampaikan kabar bahwa listrik akan segera dipasang paling lama satu minggu sejak tanggal 13 nov.  sore harinya, kurang lebih jam 17.00, aku ditelepon oleh petugas purna jual, menyampaikan kabar bahwa kwh meter sudah terpasang! mereka minta saya untuk segera cek ke lokasi. setelah itu dimohon datang ke kantor untuk serah terima rumah. dan benar saja, ketika kami cek, kwh meter sudah nangkring dengan sempurna.

tanggal 18 nov 08, kami lakukan serah terima kunci sebagai tanda alih tanggung jawab dari developer ke pemilik. tanggal 21 dan 22 nov, sesuai permintaan, pihak delevoper memasang seluruh peralatan sanitari seperti kran, wastafel, dan closet duduk, serta asesoris pintu dan jendela. sempat terjadi insiden, closet duduk pecah sewaktu pengiriman, jadilah mereka harus mencari penggantinya dulu.

tanggal 6 des 08, meteran air dipasang, sebagai tanda air mulai masuk ke rumah. namun rupanya petugas tidak becus, air dari pipa distribusi tidak dikuras dulu, langsung maen pasang meteran. akibatnya sewaktu kran kami buka keesokan harinya, yang keluar adalah air kotor kehitaman dan penuh lumpur. jadilah kami rugi karena harus membuang sekian banyak air hanya untuk tujuan menguras pipa.

tanggal 7 des 08, kami lakukan syukuran atas penempatan rumah baru kami. doa bersama keluarga menandai peresmian rumah kami dan ucap syukur  setelah berjuang selama satu setengah tahunan terakhir.

akhirnya, terima kasih untuk seluruh karyawan citra raya baik yang terlibat langsung atau pun tidak dalam menyelesaikan seluruh proses penyelesaian komplain kami. ucapan terima kasih khusus kami tujukan untuk sales person, pak hermanto, yang tidak bosan melayani telepon kami.

bagi anda yang ingin mencari informasi atau berniat membeli rumah dan ruko di citra raya tangerang, silakan kontak pak hermanto, very recommended!