Tag

,

akhirnya, perjuangan kami dalam mewujudkan rumah impian berujung gembira.  kami berhasil menempati rumah baru kami, milik sendiri, bukan lagi jadi kontraktor.

minggu, 7 des 08, jam 11.15wib, kami sekeluarga dengan disupport oleh family terdekat, melakukan doa syukur di rumah baru yang masih kosong melompong, untuk menandai peresmian rumah kami. sejak saat itu pula, barang – barang mulai dipindahkan dari rumah lama yang berjarak hanya 2km. sedikit demi sedikit kami pindahkan barang – barang dari yang paling tidak dibutuhkan. hampir semua barang itu telah dibungkus di dalam dos – dos oleh istriku.

anak – anak terlihat antusias, mereka terlibat penuh dalam proses pindahan. barang – barang ringan dan mudah dijinjing mereka angkut sendiri. loading dan unloading. ada juga sih barang yang jatuh, tapi mereka tetap senang.

pertengahan desember, ada pekerjaan sipil susulan, berupa pemasangan canopi serta keramik untuk carport dan halaman belakang. ini murni atas inisiatif pribadi bukan proyek developer perumahan kami. proyek yang semula direncanakan maksimal 4 hari terpaksa harus molor sampai 9 hari karena hujan yang terus menerus mengguyur dengan deras setiap siang sampai sore hari.

jumat, 2 jan 09, menandai tahun baru, kami telah tinggal di rumah baru kami. antara sedih, lelah, dan tentu saja gembira, lebur menjadi satu.

meski begitu, pekerjaan rumah masih menumpuk, menata rumah agar indah dipandang. banyak dos menumpuk di gudang dan kamar tidur, yang masih harus dikosongkan isinya. sementara itu gorden dan vitrage masih belum kelar dikerjaan. dan jadilah jendela ditutup kertas kado.

thanks GOD, KAU beri kami rejeki pada hari ini.