Tag

,

masih berkaitan dengan video porno bin mesum dengan bintang utama ariel peterporn dengan lawan main ‘luna maya’ serta ‘cut tari’, aku sebagai orang yang lama berkecimpung di dunia teknologi informasi dan internet tentu saja tidak terkejut atas meledaknya kasus ini. aku hanya bisa tertunduk malu, malu dengan diri sendiri, malu dengan kelakuan pemimpin bangsa ini.

bagaimana tidak malu kalau ‘hanya’ dikarenakan merebaknya peredaran 3 buah sekuel video porno, semua pejabat berebut berbicara di depan kamera tivi. mereka seperti group paduan suara yang melagukan lagu sumbang tanda tidak setuju. ditimpali dengan sedikit rasa ingin tahu, sembari bergerilya meminta file nya pada sang pewarta dengan alasan ingin tahu sebelum berkomentar.

apakah mereka lupa, hampir seluruh lapak pedagang dvd kaki lima di sudut negeri ini pasti menyimpan puluhan hingga ratusan video porno? apakah mereka lupa, jutaan situs khusus dewasa sangat mudah dijumpai di internet? apakah mereka tidak tahu, setiap ponsel anak – anak mereka dapat dengan mudah dipakai untuk menyimpan satu dua video mesum ke mana pun mereka pergi? jadi kemana saja mereka selama ini?

coba simak berita – berita ini : polisi sibuk merazia, aparat harus segera bertindak, kaum ulama meradang, guru disibukkan urusan razia hp, dan masih banyak lagi berita remeh temeh yang sesungguhnya tidak ada nilainya bagi pembaca.

kapankah para pemimpin bangsa ini sadar bahwa pendidikan pekerti adalah hal yang utama di dalam pembentukan karakter seseorang, atau bila ditarik kearah yang lebih luas, sistem pendidikan yang benar akan membentuk karakter sebuah bangsa.

alih – alih melakukan tindakan pencegahan jauh ke belakang, mereka justru sibuk dengan kebijakan gali lubang tutup lubang yang sama sekali tidak efektif menyelesaikan kasus – kasus pornografi yang terjadi di tanah air ini.

rupanya para pejabat dan wakil rakyat yang terhormat itu lupa bahwa sejatinya nafsu seks adalah nafsu alamiah dan menjadi bagian dari setiap makhluk hidup. membendung nafsu seks justru akan kontra produktif, langkah terbaik adalah mengaturnya agar tidak menganggu kepentingan manusia yang lain.

maka kalau anda belum tahu, di negara – negara maju, industru seks justru dilegalkan karena mendatangkan pemasukan pajak yang sangat besar bagi negara. situs porno dilegalkan, toko – toko serta pertunjukkan porno diijinkan. namun aparat mengatur dengan sangat ketat operasionalnya. jangankan masuk diskotik porno, sekedar membeli minuman beralkohol pun harus menunjukkan ktp kita, apakah sudah cukup umur atau belum.

silakan dibandingkan dengan praktik di negeri ini. berlindung dari doktrin agama, maka semua hal yang ada urusannya dengan seks adalah tabu serta terlarang menurut undang-undang, namun dengan mudah kita dapatkan dvd porno dengan harga 25.000 rupiah tanpa ditanya ktp-nya.

masalah pornografi di negeri ini adalah masalah krusial disamping korupsi yang harus diatur dengan cantik. keduanya harus ditempatkan dalam wadah yang sama, dituangkan di dalam pendidikan budi pekerti anak – anak negeri ini. sehingga kelak, anak – anak kita (entah kapan), tidak risih dan malu – malu membicarakan seks tanpa harus melakukan praktik seks bebas, karena mereka telah berpikiran dewasa dan tahu risiko yang harus dihadapi. dengan demikian, semoga saja (kelak) tidak lagi bermunculan ‘ariel’, ‘luna maya’, serta ‘cut tari’ yang baru. amin.