tips membeli kamera digital
Mei 21, 2007 oleh asbindro
artikel ini meski dalam cara bertutur yang berbeda, saat ini (mei’07) sedang dalam proses publikasi melalui Rembrandt News, buletin bulanan milik warga perumahan kami. salah satu alasan aku tulis kembali di sini agar lebih banyak orang yang mendapatkan secuil informasi mengenai kamera digital dan tips dalam membeli kamera digital. meskipun terdengar basbang namun nyatanya aku banyak menerima pertanyaan dari tetangga dan temen - temen mengenai tips membeli kamera digital.
penetrasi peralatan digital di indonesia sungguh sangat mencengangkan, sangat luar biasa. di tengah himpitan ekonomi yang semakin jauh tertinggal di antara negara asia, ternyata hal ini tidak menghalangi produsen peralatan digital untuk merangsek masuk ke pasar indonesia. peralatan digital semakin menemukan pasarnya ketika harga semakin terjangkau oleh kalangan menegah ke bawah. salah satu peralatan digital ini adalah kamera digital.
dewasa ini penggunaan kamera digital sudah hampir bisa disejajarkan dengan ponsel. semakin banyak orang yang membawa serta kamera digital kemana pun pergi. rasanya kamera digital sudah menjadi kebutuhan pokok untuk sebagian kalangan. kondisi ini diperkuat dengan semakin banyaknya produsen yang memasarkan kamera digital dengan berbagai kelas dan harga. namun dengan banyaknya kamera digital yang tersedia di pasar, masalah timbul manakala kita, yang awam dengan teknologi memilih salah satu kamera digital untuk kita beli. dibutuhkan semacam guidance atau tips dalam membeli kamera digital. tips membeli kamera digital yang aku tulis ini lebih ke pengguna awam, yang benar - benar belum mengerti apa dan bagaimana kamera digital.
1. dana
tips membeli kamera digital pertama adalah seberapa dalam anda akan merogoh kantung untuk ditukarkan dengan sebuah kamera digital? sebab bagaimanapun akhirnya pilihan anda ditentukan dengan besar duit yang musti anda bayarkan. asal anda tahu, rentang harga kamera digital amat lebar. anda bisa dapatkan sebuah kamera digital ‘hanya’ dengan harga sejutaan sampai puluhan juta rupiah. salah satu produsen lokal bahkan telah memiliki deretan produk kamera digital yang tergolong murah di kelasnya.
2. tipe kamera digital
tips kedua adalah tipe kamera. di dalam dunia fotografi digital dikenal 3 type kamera digital, yakni : pocket, prosumer, dan digital SLR (single reflex lens) atau disingkat dslr. ketiganya dimaksudkan untuk membagi kelas kamera sesuai dengan kebutuhan dan peruntukan pemakai. sebagai contoh, apabila anda bermaksud membawa serta kamera digital anda kemanapun pergi, pilihan tepat adalah model pocket. bentuknya memang seukuran kantung baju. kecil, tipis, namun tetap bisa memuat berbagai kecanggihan teknologi.
bagi anda yang membutuhkan kamera digital dengan kemampuan zoom di atas rata - rata dan memiliki kemampuan setting semi manual atau bahkan full manual, pilihan ada pada kamera digital prosumer. bentuk kamera digital ini lebih gemuk dan sedikit lebih berat dibandingkan dengan tipe pocket.
sedangkan bagi yang serius ingin mendalami fotografi digital, aku sarankan berburulah kamera dslr. kamera digital ini memiliki semua fitur yang dibutuhkan di dalam sebuah pemotretan. bahkan lensa dslr bisa diganti - ganti sesuai dengan kebutuhan. dan uniknya lensa dslr banyak yang kompatibel dengan lensa kamera manual jadul.
3. fasilitas zoom kamera digital
di dalam dunia kamera digital dikenal dua macam zooming, yakni optical zoom dan digital zoom. tipe pertama mengacu kepada kemampuan fisik lensa di dalam melakukan pembesaran citra gambar yang masuk ke dalam sensor cahaya. sedangkan digital zoom adalah kemampuan logic software pemrosesan citra gambar di dalam melakukan pembesaran gambar. optical zoom tidak akan menghasilkan gambar pecah seperti di dalam digital zoom. anda musti hati - hati karena banyak penjual, khususnya di glodok yang selalu mengatakan TOTAL nilai zoom. pilihlah kamera digital yang memiliki angka optical zoom yang terbesar (apabila memang zoom menjadi titik perhatian anda).
4. sensor dan ukuran sensor
tips membeli kamera digital selanjutnya adalah memilih sensor dan ukuran sensor. umumnya kamera digital berkategori murmer (murah meriah) menggunakan sensor CMOS. sensor ini di dalam pembuatannya lebih murah dibandingkan dengan sensor CCD. namun salah satu produsen kamera digital ternama berani menggunakan sensor CMOS untuk produk unggulan mereka. tentunya ini harus dipahami sebagai strategi berdagang mereka.
sensor CCD dikenal boros energi namun sanggup menghasilkan detil warna yang sempurna sedangkan CMOS irit namun kurang bagus di dalam menangkap warna.
secara umum, kita tidak usah dipusingkan dengan jenis sensor, anda hanya perlu tahu berapa ukuran (fisik) sensor tersebut. untuk diketahui, sensor adalah media pengganti film konvensional yang berfungsi untuk mengubah cahaya menjadi data digital. gampangnya semakin besar ukuran sensor semakin bagus gambar yang dihasilkan. ukuran paling besar sensor adalah sebesar frame film konvensional, 135mm, yang disebut dengan full frame. beberapa kamera digital profesional (dslr) memiliki sensor berukuran 135mm.
resolusi sensor, biasa dituliskan sebagai megapixel, yang merupakan hasil perkalian jumlah pixel secara horisontal dan vertikal, bukanlah satu - satunya tolok ukur sebuah kamera digital dapat dikatakan baik. seperti yang aku tuliskan di atas, yang lebih penting justru ukuran (fisik) sensor. megapixel lebih mengacu kepada berapa besar anda akan mencetak foto anda. semakin besar ukuran megapixel, semakin besar ukuran cetakan foto. sebagai perbadingan, kamera digital dengan 3.2Mpixel sudah dapat menghasilkan gambar ukuran 4R dengan sangat bagus. meskipun dalam praktiknya dapat di-expand ke ukuran 10R tanpa mengurangi kualitas secara drastis.
perbandingan antara megapixel dengan ukuran sensor yang terkecil-lah merupakan kamera digital terbaik. sayang sekali kebanyakan produsen kamera digital tidak mencantumkan dengan jelas ukuran sensor ini, terutama pada kamera tipe pocket produksi mereka. anda dapat melihat review beberapa kamera digital di internet sebelum memutuskan memilih salah satunya.
5. tips lain dalam membeli kamera digital
pilihlah kamera digital yang menggunakan memory card yang umum dijumpai di pasaran. semakin banyak produsen yang membuat semakin murah harganya.
apabila anda berniat menggunakan kamera digital untuk memotret di ruangan yang minim cahaya misal sebuah konser musik indoor, kepekaan sebuah lensa sangat diperlukan. hal ini ditunjukkan dengan semakin besar angka iso. namun semakin besar iso semakin berisiko menghasilkan gambar dengan noise tinggi. meskipun ada beberapa kamera digital profesional yang memiliki iso tinggi dan noise yang rendah, namun tentu saja harganya akan sangat mahal untuk ukuran awam/pemula.
satu hal yang tidak kalah penting adalah bateray kamera digital. pemilihan penggunaan bateray AA atau AAA pada kamera digital lebih mengarah kepada pertimbangan harga dan kemudahan didapat di pasaran. patut dicatat bahwa bateray kamera digital, pada umumnya rechargable, memiliki umur/masa manfaat yang sangat terbatas. tentu saja anda tidak mau direpotkan untuk mencari pengganti bateray kamera digital anda bila memang sudah tiba waktunya untuk diganti.
untuk calon fotografer profesional, masih banyak faktor yang harus diperhatikan di dalam membeli sebuah kamera digital. misalkan : dinamic range, white balance, speed, sampai refresh time.
silakan baca - baca link berikut ini untuk mengetahui informasi lebih dalam dari dunia fotografi digital :
- tips memilih kamera digital
- memilih dan membeli kamera digital
- mengenal sensor kamera digital
- mengenal lensa kamera digital
- review kamera digital
- resources kamera digital
- digital studio
- on-line ensiklopedia
/*silakan dikoreksi bila ada kalimat yang salah.
Artikel yang menarik dan bermanfat. Salam…
Ass..
minta saran dong…
saya mahasiswa tingkat pertama n sekarang lg gabung komunitas fotografi. tapi saya baru mau beli kamera digital
kira2 bwt pemula seperti saya sebaiknya beli yang mana??
SLR atau apa??? n baikx analog atau digital???
makasih
>>asbindro : yang terbaik untuk anda pastilah yang sesuai dengan kebutuhan anda sendiri. dan andalah yang paling tau apa kebutuhan anda. sedikit saran saja, kalo memang berminat di fotografi lebih baik beli dslr. mengapa? karena dengan dslr anda bisa belajar mengatur secara full manual dan mencoba berbagai ukuran lensa untuk mengasah skill anda. happy hunting.
mas kalo yg murah2 aja dimn ya nyariny…dibawah 500 dengan kualitas yg cukup…ada ga sih?
kalo bisa kisaran 300-an atw yg bekas berkualitas nyarinya dimn c?
>>asbindro : kalo di bawah sejuta, kurang tau pasti mas. kalo di jkt bisa ke mangga dua atau glodok.
Saran dong Pak,
Baru akan mencoba hobi baru, yaitu fotografi tapi belum punya kamera. u/ budget 3 s/d 5 jt, bisa kasih saran gak, tolong sebutin merk and tipe nya ya.
trus saya sempat browsing ke bhinneka.com, ada yang jenis professional ada juga yang SLR. bedanya apa? kalo dilihat bentuknya hampir2 mirip sih. ada juga SLR yang 4jtan ya, kalo ga salah punyanya sony, bagus ga ya..?
kira2 bisa menghasilkan duit ga dengan hobi ini?
yahhh siapa tau bisa, khan lmyn.
thx n rgrd,
ending
>>asbindro : digicam antara 3-5juta? wah banyak dong! semua produsen kamera bisa masuk tuh. gini saja deh, biar tidak bingung, pada dasarnya tidak ada kamera yang terbagus. yang ada adalah kamera yang cocok dengan kebutuhan kita. nah sekarang tentukan dulu kebutuhan anda sekarang. ingat lho “kebutuhan” bukan “keinginan”. setelah itu short list beberapa kamera dengan panduan artikelku di atas. ada banyak professional photographer yang mengawali karirnya dengan sekedar hobi foto sana-sini. banyak contohnya.
Saran dong pak,
Saya seorang pelajar sma umur 18 di surabaya. Saya sudah sekitar 2 tahun punya hobi fotografi namun saya tidak begitu berniat untuk menekuni dengan serius. Kamera saya tergolong kamera poket yaitu Panasonic LX2 yang punya setingan layaknya kamera SLR dengan lensa 28 mm (wide). Saya membeli kamera ini karena tertarik dengan lensa wide dan juga setting yang menyerupai SLR.
Sebenarnya, saya sudah cukup senang dengan kamera ini, namun kemampuan kamera dilihat dari hasil gambar masih agak di bawah kamera2 yang lebih murah harganya, jadi saya terkadang mulai agak sebal. Banyak cara sudah saya coba tapi sama saja. Memang, untuk pemotretan siang hari dan landscape, hasil nya memang perfect, namun untuk pemotretan malam hari dengan menggunakan flash, hasil gambarnya sangat mengecewakan. Jika iso di seting di atas 400, noise nya minta ampun.
Belakangan ini, saya jadi tertantang untuk mencoba hal-hal yang lebih serius dengan dunia fotografi karena saya menemukan banyak keasyikan. Saya ingin memiliki sebuah kamera SLR sebagai salah satu langkah untuk serius di bidang fotografi.
Saya ingin tau, apakah jenis kamera SLR yang cocok buat saya. Saya melihat review kamera SLR Panasonic L10 yang merupakan SLR Full Frame entry level dengan 10 mpix namun dengan beberapa kekurangan yaitu sensor getaran di lensa dan tidak kompaktibel dengan beberapa lensa lain.
Saya juga pernah melihat review digital SLR semi-pro keluaran SONY tipe alfa 700. Memang ini sedikit di atas panasonic karena ukuran pixel 12 mpix dan lebih kompaktibel dengan berbagai lensa2. Ada juga digital SLR cannon 40D yang kurang lebih sama dengan punya sony dengan jumlah pixel 10 mpix.
Dari tiga contoh di atas, manakah menurut bapak yang cocok dengan saya, atau mungkin bapak punya referensi2 lainnya karena saya baru mencari2 artikel tentang digital SLR sekitar 2 bulan lalu.
>>asbindro : dari ketiga digicam yang disebut di atas, sony memiliki sedikit keunggulan dibandingkan yang lain. namun jika om rachmawan ingin serius belajar fotografi disarankan mengambil canon. ini lebih kepada mainstream pasar saja. kamera canon jauh lebih cepat laku untuk dijual kembali dengan harga yang kompetitive. jadi ntar kalo udah memerlukan kamera yang lebih pinter, kamera lama bisa ditukar tambahkan. smoga membantu. gutlak.
Nikon d40 worthed gk ya bwt pemula seperti saya?apa cannon 400d.
>>asbindro : kalau pilihannya dua itu, aku pilih canon.
Wah makasih dah ada blsannya..lg ngumpulin dana nh.saya punya canon ixus 900 ti dan nikon lama,kalo gk salah fe 2.bisa gk sih hasilnya berkualitas..saya msh teramat awam kak..tipsnya ap ya tuk mengasah kemampuan..jika ada hasilnya br saya beli kamera yg lbh baik lg.karena saya tipe pembosan jika tak ada kemajuan..makasih bnyk ya kak.
>>asbindro : belajar terus, nyoba terus, coba buka dan baca-baca review sebuah foto melalui banyak website. dari situ ntar akan terasah feeling fotografi nya.
aku msih bingung dengan ; (maksimal 12,0 mega piksel) atau (true 5,0 mega piksel) atau (6 mega piksel evektiv)
ini saya temukan pada brosur penjualan kamera digital.apa maksudnya ya? trimakasih
>>asbindro : maximum pixel itu pixel yang dihasilkan dari interpolasi software. effective pixel adalah pixel gambar sebenarnya yg mampu dihasilkan sensor. jadi liat saja data effective pixel. kalo true pixel? mungkin sama pengertiannya dengan effective pixel.
hik..hik…. olympus gua ilang
Ass….
Mohon sarannya Pak……
Saya akan membeli camera digital merk canon, tapi masih bingung type mana yang akan dipilih. Mana yg lbh baik, canon ixus atau yg powershot, trus ini type camera dslr/pocket?.
Kalo mo beli harga yg lebih murah diagen atau ditoko(glodok/mangga 2)
Trims,….Pak
>>asbindro : sebenarnya bila membaca artikel dan komentar rekan2 di atas, pertanyaan anda telah terjawab. kalo cari harga termurah ya harus mau survey pasar langsung. memang kadang di toko bisa mendapatkan harga murah, tapi harus hati-hati dengan garansinya. pastikan bergaransi resmi.